Perebutan Jabatan Dirut PDAU: Lupa Esensi, Sibuk Rebutan Kursi

KUNINGANSATU.COM,- Polemik terkait siapa sosok yang layak menduduki kursi Direktur Utama Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) kembali menghangat di ruang publik Kabupaten Kuningan. Beragam nama bermunculan dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat hingga figur politik. Jabatan strategis ini seolah menjadi arena rebutan yang sarat kepentingan, jauh dari esensi mengelola BUMD untuk kepentingan rakyat.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Islam Al-Ihya (BEM UNISA) Kuningan, Muhamad Sayffulloh Rohman, menilai ramainya opini publik justru menunjukkan pergeseran orientasi. Menurutnya, jabatan yang seharusnya diprioritaskan bagi sosok berintegritas dan berkompeten kini lebih banyak diperdebatkan berdasarkan kedekatan dan popularitas.

“Kami ingin mengingatkan kembali bahwa jabatan Direktur PDAU bukanlah hadiah politik, tetapi amanah ekonomi daerah. Yang seharusnya diperdebatkan bukan siapa yang duduk di kursinya, tapi bagaimana PDAU bisa berkontribusi nyata untuk rakyat Kuningan. Hari ini, diskusinya justru bergeser, dari arah dan visi menjadi sekadar perebutan nama,” ujar Sayffulloh.

Ia juga menyoroti kekosongan jabatan Dirut yang berkepanjangan sehingga menyebabkan stagnasi kinerja PDAU. Padahal, perusahaan daerah tersebut memiliki potensi besar untuk mendorong Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan membuka ruang-ruang ekonomi baru bagi masyarakat.

“Kami menegaskan, Pemkab Kuningan harus segera menempuh mekanisme seleksi terbuka dan profesional. Kami tidak menolak siapa pun, tapi kami menolak proses yang tidak transparan. BUMD seperti PDAU seharusnya menjadi ladang pengabdian, bukan lahan kepentingan,” tegasnya.

BEM UNISA mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menilai persoalan ini secara rasional, bukan emosional. Publik diminta terus mengawal proses pengisian jabatan Dirut PDAU agar kursi strategis tersebut tidak jatuh kepada pihak yang hanya mengejar kekuasaan, melainkan kepada sosok yang memiliki visi, gagasan, dan keberanian untuk membawa perubahan bagi Kuningan.***

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

Sudah ditampilkan semua
Tutup