Harga Pangan Hari ke-4 Ramadan: Tomat & Cabai Rawit Naik, Daging Sapi Turun!

KUNINGANSATU.COM – Pada hari ke-4 Ramadan 1447 Hijriyah yang bertepatan dengan 21 Februari 2026, perkembangan harga pangan di wilayah Kabupaten Kuningan dilaporkan secara resmi oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan. Mayoritas komoditas berada dalam kondisi stabil, meskipun beberapa bahan pokok mengalami kenaikan.

Dalam laporan tersebut, tomat tercatat mengalami kenaikan harga menjadi Rp 12.000 per kilogram dari harga sebelumnya Rp 10.000. Cabai rawit merah juga ikut naik dan berada pada rentang Rp 90.000 hingga 100.000 per kilogram, atau naik sekitar Rp 10.000 dibanding hari sebelumnya. Sementara itu, jenis cabai lain seperti cabai merah besar dan cabai rawit hijau justru mengalami koreksi turun ke harga Rp 40.000-45.000 per kilogram dan Rp 45.000-50.000 per kilogram.

Komoditas protein hewani cenderung stabil. Daging ayam ras masih berada pada harga Rp 42.000 per kilogram, dan telur ayam ras bertahan di Rp 31.000 per kilogram. Daging sapi menunjukkan penurunan kecil sebesar Rp 5.000, sehingga kini berada pada kisaran Rp 130.000 hingga 135.000 per kilogram

Pada komoditas pokok lainnya, beras premium tercatat stabil pada harga Rp 14.000-14.500 per kilogram, beras medium berada di kisaran Rp 13.000-13.500 per kilogram, dan beras SPHP tetap pada harga Rp 12.000 per kilogram. Gula pasir juga stabil di rentang Rp 17.500-18.000 per kilogram. Minyak goreng kemasan sederhana Minyak Kita tetap Rp 15.700 per liter, sementara minyak goreng curah mengalami penurunan kecil dan kini berada di harga Rp 17.550-18.900 per liter. Tepung terigu kemasan bertahan di Rp 12.000 per kilogram.

Untuk komoditas perikanan, beberapa jenis ikan menunjukkan penurunan harga. Ikan kembung tercatat di kisaran Rp 35.000-40.000 per kilogram, ikan bandeng berada pada harga Rp 30.000-35.000 per kilogram, dan ikan tongkol berada di Rp 28.000-30.000 per kilogram.

Pemerintah daerah melalui Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si memastikan bahwa pemantauan harga pangan akan terus dilakukan sepanjang Ramadan guna menjaga ketersediaan dan stabilitas harga di tingkat konsumen. Laporan ini diharapkan dapat menjadi rujukan masyarakat dalam menyesuaikan belanja kebutuhan harian selama bulan puasa.***

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup