Diserbu Warga! Gerakan Pangan Murah Polres Kuningan Tebar Puluhan Ton Sembako di 16 Titik Saat Ramadan
KUNINGANSATU.COM – Polres Kuningan bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan dan Perum Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah selama bulan Ramadan. Program ini digelar untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan.
Kegiatan tersebut telah dilaksanakan di 16 titik lokasi di wilayah Kabupaten Kuningan dengan jumlah 4.800 masyarakat penerima manfaat.
Dalam pelaksanaannya, sejumlah bahan kebutuhan pokok disalurkan kepada masyarakat dengan total distribusi mencapai puluhan ton. Rinciannya antara lain 4 ton telur, 9.600 liter minyak goreng, 50 ton beras Gapoktan, 320 kilogram cabai rawit merah, 320 kilogram cabai merah keriting, 320 kilogram aneka sayuran, serta 1.600 kilogram daging ayam.
Selain kegiatan di tingkat daerah, Polres Kuningan juga mengikuti Gerakan Pangan Murah serentak yang dilaksanakan Polri bersama Bulog di seluruh Indonesia melalui zoom meeting yang dipimpin oleh Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia pada Jumat pagi (13/3/2026).



Pada kegiatan tersebut, Polres Kuningan bersama Bulog Bandorasa menyiapkan sejumlah bahan pokok yang dijual kepada masyarakat dengan harga terjangkau, yakni 8 ton beras SPHP dengan harga Rp55.000 per paket, 600 liter Minyakita seharga Rp15.000 per liter, serta 40 kilogram gula premium dengan harga Rp17.500 per kilogram.
Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K. mengatakan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan Bulog untuk membantu masyarakat selama bulan Ramadan.
“Gerakan Pangan Murah ini merupakan upaya kami bersama pemerintah daerah dan Bulog untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, khususnya selama bulan Ramadan,” ujar AKBP Muhammad Ali Akbar.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan distribusi bahan pangan tetap berjalan dengan baik di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta membantu menjaga stabilitas harga bahan pokok di Kabupaten Kuningan,” katanya.***
















