Dapat 7 Becak Listrik dari Prabowo, Jagara Siapkan Cara Baru untuk Dongkrak Wisata

KUNINGANSATU.COM,- Sebanyak 200 unit becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto mulai disalurkan kepada masyarakat Kabupaten Kuningan. Di Desa Jagara, Kecamatan Darma, sebanyak tujuh unit becak listrik diterima warga yang dinilai memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan.

Kuwu Desa Jagara, Umar Hidayat, menyambut baik bantuan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto karena bantuan itu dinilai dapat membantu masyarakat, khususnya warga berusia lanjut yang masih membutuhkan sarana untuk mencari penghasilan.

“Atas nama Pemerintah Desa Jagara, kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Presiden dan Pak Prabowo yang telah memberikan bantuan ini. Harapannya, masyarakat penerima bantuan bisa menambah pendapatan,” ujar Umar saat ditemui di Kajene, Sabtu (5/9/2026).

Umar menjelaskan, Pemerintah Desa Jagara tidak terlibat langsung dalam proses penyaringan maupun penentuan penerima becak listrik. Data penerima sepenuhnya berasal dari pemerintah pusat dan bantuan disalurkan langsung kepada masyarakat.

Menurutnya, penerima bantuan bukan semata-mata warga lanjut usia atau jompo, melainkan masyarakat dengan usia sekitar 50 hingga 55 tahun ke atas.

“Pemerintah desa tidak terlibat dalam screening penerima. Ini murni dari Pak Presiden langsung ke masyarakat,” katanya.

Meski tidak menentukan penerima, Pemerintah Desa Jagara tetap memiliki tanggung jawab untuk melakukan monitoring. Pengawasan tersebut dilakukan agar becak listrik yang telah diberikan tidak hilang, rusak, maupun disalahgunakan.

Umar mengatakan, keberadaan becak listrik juga dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai bagian dari aktivitas wisata di Desa Jagara. Desa tersebut memiliki kawasan wisata yang cukup potensial sehingga becak listrik dapat dimanfaatkan untuk mengangkut atau melayani pengunjung.

“Karena di Desa Jagara itu potensi wisatanya ada, jadi kami menganjurkan untuk disewakan kepada para pengunjung,” ungkapnya.

Mengenai tarif sewa, Umar menyerahkan pengaturannya kepada para penerima bantuan. Namun, jika dibutuhkan untuk mendukung kegiatan wisata di desa, Pemerintah Desa Jagara membuka kemungkinan memberikan layanan secara gratis.

“Untuk biaya sewanya berapa, silakan berdiskusi. Kalau diminta pemerintah desa akan menggratiskan,” ujarnya.

Saat ini, tujuh unit becak listrik yang diterima Desa Jagara masih akan dilihat efektivitas dan manfaatnya. Pemerintah desa belum memastikan apakah jumlah tersebut akan kembali ditambah.

Umar mengatakan, apabila keberadaan becak listrik terbukti memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan mampu mendukung potensi wisata desa, pihaknya tidak menutup kemungkinan mengajukan tambahan bantuan kepada pemerintah pusat.

“Nanti lihat situasi, sekarang tujuh bagaimana efektivitasnya dan manfaatnya seperti apa. Kalau memang sangat bermanfaat, sangat berpotensi, dan sangat membantu masyarakat, selagi masih ada peluang dari pemerintah pusat, kami akan mengajukan lagi untuk penambahan,” pungkasnya.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup