Dana Desa Turun 70 Persen, Kades Cibinuang Tetap Optimistis Bangun Desa
KUNINGANSATU.COM – Pemerintah Desa Cibinuang, Kecamatan Kuningan, tetap menunjukkan komitmen kuat dalam menjalankan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat meskipun harus menghadapi penurunan signifikan Dana Desa (DD) pada tahun anggaran 2026.
Kepala Desa Cibinuang, Nani Suryani, menyebutkan bahwa Dana Desa yang diterima tahun ini hanya sebesar Rp327 juta. Jumlah tersebut mengalami penurunan tajam dibandingkan tahun 2025 yang hampir menyentuh angka Rp1 miliar.
“Penurunannya cukup besar, sekitar 70 persen. Namun kami tetap berupaya agar program prioritas tidak terhenti,” ujarnya, Kamis (30/4/2026)
Menurut Nani, keterbatasan anggaran tidak menyurutkan langkah pemerintah desa dalam menentukan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Sejumlah program tetap menjadi fokus utama, seperti Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD), ketahanan pangan, penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) pascalongsor, serta kegiatan pemberdayaan melalui Posyandu.
Ia menegaskan, kebijakan anggaran tahun ini diarahkan pada program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga, terutama bagi kelompok rentan dan upaya penguatan ekonomi desa.
Untuk kebutuhan infrastruktur yang belum terakomodasi, pemerintah desa berencana mengajukan bantuan melalui skema Bantuan Keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Kami akan mencari alternatif pendanaan lain, salah satunya dari bantuan provinsi, agar pembangunan tetap berjalan,” katanya.
Di tengah keterbatasan fiskal, Pemerintah Desa Cibinuang tetap berkomitmen menjalankan tata kelola pemerintahan yang efektif dan transparan. Nani juga menekankan pentingnya dukungan masyarakat dalam menghadapi kondisi ini.
“Kami optimistis, dengan perencanaan yang matang dan partisipasi masyarakat, keterbatasan ini justru menjadi tantangan untuk lebih kreatif dan inovatif dalam membangun desa,” tegasnya.
Semangat tersebut menjadi gambaran bahwa pembangunan desa tetap bisa berjalan dengan baik, meskipun dihadapkan pada tekanan anggaran yang tidak ringan.***

















