Bupati Dian Bocorkan Agenda Besar Usai Resmikan Kantor Baru KUNCI BERSAMA

KUNINGANSATU.COM,- Memasuki usia ke-15 tahun, Sekretariat Kerja Sama KUNCI BERSAMA menandai babak baru perjalanan organisasinya dengan diresmikannya Kantor Sekretariat KUNCI BERSAMA di Komplek Pendopo Kabupaten Kuningan, Minggu (7/6/2026).

Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., yang menegaskan bahwa keberadaan sekretariat baru tersebut bukan hanya simbol kelembagaan, tetapi juga menjadi pusat penguatan sinergi pembangunan bagi daerah-daerah perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, S.H., M.Kn., jajaran perangkat daerah, tenaga ahli KUNCI BERSAMA, serta para undangan dari berbagai daerah anggota.

Dalam sambutannya, Bupati Dian mengingatkan bahwa lahirnya KUNCI BERSAMA tidak terlepas dari gagasan almarhum H. Aang Hamid Suganda yang sejak awal memiliki perhatian besar terhadap kemajuan wilayah perbatasan. Menurutnya, kawasan perbatasan selama ini kerap menghadapi tantangan pembangunan yang membutuhkan penanganan bersama lintas daerah.

“Semangat utama KUNCI BERSAMA adalah memastikan masyarakat di wilayah perbatasan memperoleh kesempatan pembangunan yang setara. Nilai tersebut harus terus menjadi fondasi kerja sama kita ke depan,” ujarnya.

Selama satu setengah dekade berdiri, KUNCI BERSAMA dinilai berhasil menjadi wadah komunikasi dan koordinasi pembangunan antarwilayah. Forum ini juga terus mendorong lahirnya berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat bagi masyarakat di daerah anggota.

Bupati Dian menilai tantangan pembangunan saat ini menuntut model kerja sama yang lebih inovatif. Karena itu, KUNCI BERSAMA diharapkan mampu memperluas perannya dalam menarik investasi, meningkatkan daya saing kawasan, hingga mengembangkan potensi ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengungkap sejumlah agenda strategis yang akan digelar tahun ini, di antaranya Porsenitas KUNCI BERSAMA di Kota Cirebon pada akhir Juni serta KUNCI BERSAMA Summit yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 27 Juli 2026.

Kedua agenda tersebut diproyeksikan menjadi ruang konsolidasi sekaligus sarana memperkuat jejaring kerja sama dengan pemerintah pusat, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Tak hanya itu, KUNCI BERSAMA saat ini juga tengah mengawal sejumlah program strategis kawasan, termasuk optimalisasi Bandara Kertajati sebagai pusat layanan keberangkatan haji, umrah, dan pekerja migran Indonesia. Di sisi lain, forum ini terus mendorong pemanfaatan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) sebagai alternatif pembiayaan pembangunan infrastruktur.

“Ke depan, pembangunan daerah tidak bisa hanya bertumpu pada APBD. Kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi kunci untuk mempercepat pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris KUNCI BERSAMA, Drs. HR Yayan Sofyan, M.M., menyambut baik hadirnya kantor sekretariat baru yang dinilai akan meningkatkan efektivitas koordinasi dan tata kelola organisasi.

Menurutnya, fasilitas tersebut menjadi fondasi penting untuk memperkuat kerja sama antardaerah sekaligus mendukung pelaksanaan berbagai program pembangunan kawasan perbatasan.

“Peresmian ini bukan sekadar penggunaan gedung baru, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun daerah perbatasan yang lebih maju, terhubung, dan sejahtera,” ujarnya.

Saat ini KUNCI BERSAMA menaungi sepuluh daerah anggota, yakni Kabupaten Kuningan, Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Majalengka, Kota Banjar, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cilacap, dan Kabupaten Brebes. Melalui kolaborasi tersebut, berbagai program lintas sektor terus didorong, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi hingga pengembangan pariwisata kawasan.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup