Kodim 0615 Tekankan Peran Strategis Kepala Desa, Nasionalisme Jadi Bekal Membangun Desa

KUNINGANSATU.COM,- Ratusan kepala desa yang mengikuti Retret Kepala Desa se-Kabupaten Kuningan Tahun 2026 mendapat pembekalan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan Bela Negara dari jajaran Kodim 0615/Kuningan di Kebun Raya Kuningan, Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, Sabtu (25/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 09.40 WIB itu menjadi salah satu agenda penting dalam retret sebagai upaya memperkuat pemahaman para kepala desa mengenai peran strategis desa dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Materi disampaikan oleh Pelaksana Tugas Sementara (Pgs.) Kasdim 0615/Kuningan Kapten Kav Suharto, didampingi Pasi Ops Kodim 0615/Kuningan Kapten Kav Sutardi. Hadir pula Ketua APDESI Kabupaten Kuningan Hj. Henny Rosdiana, SH., S.Sos., M.Si., Sekretaris Jenderal APDESI Umar, serta seluruh peserta retret.

Dalam paparannya, Kapten Kav Suharto menegaskan bahwa desa merupakan pondasi utama negara. Selain menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan nasional, desa juga memiliki peran penting sebagai pusat ketahanan pangan sekaligus cerminan kesejahteraan masyarakat.

Ia menjelaskan, bela negara tidak selalu dimaknai sebagai keterlibatan dalam peperangan atau mengangkat senjata. Menurutnya, kepala desa telah menjalankan nilai-nilai bela negara melalui tugas dan tanggung jawabnya dalam melayani masyarakat serta mendukung kebijakan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

“Kepala desa memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat. Menjalankan amanah dengan baik merupakan bagian dari implementasi bela negara sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi,” ungkapnya.

Peserta juga diingatkan mengenai empat pilar utama bela negara, yakni cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, kesetiaan kepada Pancasila sebagai ideologi negara, serta kerelaan berkorban demi kepentingan bangsa dan negara.

Selain itu, kepala desa didorong untuk menjadi teladan di tengah masyarakat dengan menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, serta menjadi fasilitator pembangunan yang mampu merangkul seluruh elemen warga.

Pembekalan tersebut diharapkan mampu melahirkan kepala desa yang disiplin, berkarakter, memiliki semangat nasionalisme yang kuat, serta berdaya juang tinggi dalam membangun desa sesuai dengan visi kebangsaan.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup