Bimtek SIKS-NG Cidahu Perkuat Akurasi DTSEN Desa

KUNINGANSATU.COM,- Penguatan akurasi pendataan kesejahteraan sosial di Kecamatan Cidahu terus dilakukan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Operator SIKS-NG yang diikuti oleh seluruh operator desa se-Kecamatan Cidahu.

Bimtek ini menjadi ajang penyamaan pemahaman terkait proses pemutakhiran data kesejahteraan sosial di lapangan, khususnya pasca perubahan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) menjadi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menuntut ketelitian serta keseragaman prosedur.

Kegiatan diawali dengan pembukaan yang dipandu oleh TKSK Kecamatan Cidahu, Udi Sahudi, dilanjutkan pembacaan hadoroh dan doa oleh Wahidi selaku operator Desa Kertawinangun. Acara kemudian dibuka secara resmi oleh Camat Cidahu, Deni Hamdani, yang sekaligus menyampaikan arahan kepada para peserta.

Dalam sambutannya, Deni Hamdani menegaskan bahwa keberhasilan pendataan kesejahteraan sosial sangat bergantung pada peran operator desa sebagai garda terdepan. Menurutnya, ketelitian dan konsistensi operator menjadi kunci utama dalam menjaga validitas data DTSEN.

Ia juga menyampaikan bahwa pelaksanaan Bimtek ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam memperkuat sinergi antara operator desa, pemerintah kecamatan, pendamping sosial, serta Dinas Sosial Kabupaten Kuningan demi meningkatkan kualitas pelayanan sosial kepada masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, peserta menerima dua materi pokok. Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial (Dayasos) Dinas Sosial Kabupaten Kuningan, Ence Hadiat Rohanda, memaparkan kebijakan terkini serta pentingnya sinkronisasi data lintas sektor. Ia menekankan perlunya kedisiplinan dalam pemutakhiran data agar integrasi DTSEN dapat berjalan secara optimal.

Sementara itu, materi teknis aplikasi SIKS-NG disampaikan oleh Nono Sutriono dan Nana Hendriyana. Keduanya memandu peserta memahami penggunaan fitur aplikasi, mekanisme pembaruan data, hingga penanganan berbagai kendala teknis yang kerap ditemui di lapangan.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh para Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial RI yang memberikan dukungan terhadap upaya penguatan integrasi data dan layanan kesejahteraan sosial di tingkat kecamatan dan desa.

Selama Bimtek berlangsung, suasana interaktif tampak melalui sesi tanya jawab, diskusi kasus, serta simulasi penggunaan aplikasi. Para operator desa berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan agar pendataan kesejahteraan sosial semakin tertib, akurat, dan tepat sasaran dalam mendukung program-program sosial pemerintah.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup