Belajar dari Kertayasa, Pemdes Cipedes Gaspol Benahi Pengelolaan Sampah

KUNINGANSATU.COM,- Pemerintah Desa (Pemdes) Cipedes melakukan studi tiru ke Desa Kertayasa untuk mempelajari sistem pengelolaan sampah yang telah diterapkan di desa tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah di Desa Cipedes agar lebih efektif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
Kepala Desa Cipedes, A. Rusdiana, S.IP, Kamis (4/12/2025) menyampaikan bahwa Desa Kertayasa dikenal memiliki sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi, mulai dari pemilahan, pengolahan organik, hingga daur ulang sampah non-organik.
“Studi tiru ini menjadi sarana belajar langsung bagaimana pengelolaan sampah di Kertayasa berjalan secara efektif. Kami ingin menerapkan metode serupa di Desa Cipedes agar lingkungan desa lebih bersih dan masyarakat lebih sadar akan pentingnya pengelolaan sampah,” ujar Kepala Desa Cipedes.
Kegiatan studi tiru meliputi beberapa agenda utama, yaitu:
1. Observasi LapanganTim Pemdes Cipedes melihat langsung proses pemilahan, pengumpulan, dan pengolahan sampah di Desa Kertayasa.
2. Dialog dengan Pengelola Sampah Desa KertayasaDilakukan diskusi teknis mengenai strategi pengelolaan sampah organik dan non-organik, sistem pengomposan, serta program edukasi masyarakat.
3. Pembahasan Implementasi di Desa CipedesMencari model yang cocok untuk diterapkan di desa sendiri, termasuk kebutuhan sarana, sumber daya manusia, dan keterlibatan masyarakat.
Kepala Desa Cipedes berharap kegiatan ini dapat menjadi pondasi bagi inovasi pengelolaan sampah di desanya.
“Dengan belajar dari Desa Kertayasa, kami bisa meningkatkan kesadaran masyarakat, meminimalkan sampah yang mencemari lingkungan, dan menciptakan desa yang lebih bersih dan sehat,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan tim Pemdes Cipedes menyatakan akan menindaklanjuti hasil studi tiru dengan penyusunan rencana implementasi program pengelolaan sampah yang disesuaikan dengan kondisi desa.***


















