Akses yang Lama Dinanti Akhirnya Terwujud, Jembatan Garuda Resmi Berdiri

KUNINGANSATU.COM,- Harapan warga Kampung Bojong, Dusun Cikalong, Desa Pajawan Kidul, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan, untuk memiliki akses penghubung yang lebih layak akhirnya terwujud. Jembatan Garuda Kodim 0615/Kuningan Tahap VI resmi diresmikan pada Senin (14/9/2026).

Peresmian yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung, S.IP., M.Sc., M.Si., Danramil 1512/Kuningan Kapten Inf Waris Hartoko, Kapolsek Lebakwangi Iptu Kusnawan, Camat Lebakwangi Eko Yuyud Mahaendra, A.P., M.Si., Kepala Desa Pajawan Kidul H. Abdul Rozak, S.Sos., jajaran Pemerintah Desa Pajawan Kidul, tokoh masyarakat, serta sekitar 50 warga.

Jembatan tersebut menjadi akses penting karena menghubungkan Kampung Bojong dengan Kampung Baledong hingga tembus menuju Desa Pasangan. Sebelumnya, kondisi akses membuat kendaraan roda empat kesulitan melintas, terlebih ketika musim hujan saat debit air sungai meningkat.

Kepala Desa Pajawan Kidul H. Abdul Rozak menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih atas selesainya pembangunan jembatan yang selama ini dinantikan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan Jembatan Garuda memberikan perubahan besar bagi mobilitas warga, terutama masyarakat Kampung Bojong dan wilayah sekitarnya.

“Alhamdulillah, dengan selesainya pembangunan ini insya Allah pastinya sangat bermanfaat untuk kami semua,” ungkap Abdul Rozak dalam kegiatan peresmian.

Ia mengatakan, kondisi jembatan sebelumnya tidak memungkinkan kendaraan roda empat melintas dengan mudah. Saat musim hujan, akses juga kerap terganggu akibat air sungai yang meluap.

Sementara itu, Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga upaya membuka akses dan meningkatkan kemudahan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Dengan telah diresmikannya Jembatan Garuda ini, anak-anak kita kini dapat pergi ke sekolah dengan lebih aman dan mudah,” kata Dandim.

Ia menambahkan, keberadaan jembatan juga diharapkan memperlancar akses masyarakat menuju fasilitas kesehatan, distribusi hasil pertanian, serta mobilitas warga yang sebelumnya menghadapi hambatan sungai dan kondisi medan.

Menurut Hafda, pembangunan Jembatan Garuda merupakan wujud nyata kepedulian TNI Angkatan Darat bersama pemerintah dalam menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat di daerah.

Infrastruktur perintis tersebut, lanjutnya, diarahkan untuk memotong waktu tempuh sekaligus membuka akses antarkampung yang sebelumnya terkendala kondisi geografis.

“Pembangunan jembatan Garuda ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI Angkatan Darat bersama pemerintah dalam menjawab kesulitan masyarakat,” ujarnya.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Dandim 0615/Kuningan. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama, pembacaan doa, dan penutup.

Jembatan Garuda Tahap VI ini menjadi bagian dari pembangunan jembatan perintis yang telah dilakukan di sejumlah wilayah Kabupaten Kuningan sepanjang 2026.

Bagi masyarakat Pajawan Kidul, jembatan tersebut bukan sekadar penghubung dua wilayah. Kehadirannya diharapkan menjadi akses baru yang memperlancar aktivitas warga, mendukung perekonomian, serta mengurangi keterisolasian masyarakat ketika musim hujan tiba.

Kegiatan pembangunan dan peresmian Jembatan Garuda juga mencerminkan peran TNI dalam membantu pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya melalui upaya mengatasi kesulitan warga serta mendorong terbukanya akses infrastruktur di wilayah yang membutuhkan.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup