Suara Emas di Hari Merah Putih! Syafia Khaureen Bikin Pendopo Kuningan Terpukau

KUNINGANSATU.COM – Ada yang berbeda dalam suasana khidmat pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kuningan di Pendopo Kabupaten Kuningan, Minggu (16/8/2026).

Di tengah barisan putra-putri terbaik Kuningan yang bersiap mengemban tugas mengibarkan Sang Merah Putih, suara merdu seorang gadis kecil justru mencuri perhatian. Dialah Syafia Khaureen.

Dengan suara emasnya, Syafia membawakan lagu “Tanah Airku” karya Ibu Sud, mengalunkan pesan cinta kepada negeri di hadapan Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., Ibu Bupati Ela Hellayati, S.Sos., jajaran pemerintah daerah, anggota Paskibraka, orang tua, dan para tamu undangan.

Lagu yang sarat makna nasionalisme itu terasa semakin menyentuh ketika dinyanyikan dengan suara polos namun penuh penghayatan. Suasana Pendopo yang dipenuhi nuansa sakral pengukuhan seolah berubah menjadi ruang yang hangat ketika lantunan suara Syafia mengalun.

Penampilan Syafia pun mendapat apresiasi dari Bupati Kuningan. Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. memberikan pujian atas kemampuan dan keberanian Syafia tampil dalam momentum penting tersebut.

“Syafia memiliki suara yang luar biasa. Di usianya yang masih sangat muda, dia sudah mampu tampil dengan percaya diri dan membawakan lagu ‘Tanah Airku’ dengan penuh penghayatan. Ini talenta yang harus kita apresiasi dan dukung. Semoga Syafia terus berkembang dan kelak bisa membawa nama baik Kabupaten Kuningan melalui prestasinya,” ujar Dian.

Bagi Bupati, talenta anak-anak Kuningan seperti Syafia merupakan potensi yang patut mendapatkan dukungan dan ruang untuk berkembang. Bakat seni yang dimiliki generasi muda dapat menjadi bagian dari cara anak-anak daerah menunjukkan prestasi sekaligus membawa nama baik Kuningan.

Apresiasi serupa disampaikan Ibu Bupati Kuningan Ela Hellayati, S.Sos. Ia mengaku senang melihat anak-anak Kuningan memiliki keberanian sekaligus talenta yang dapat dikembangkan sejak usia dini.

“Saya sangat senang melihat anak-anak Kuningan memiliki talenta seperti Syafia. Suaranya indah, pembawaannya juga sangat baik. Semoga Syafia terus percaya diri, rajin berlatih dan jangan pernah berhenti bermimpi. Mudah-mudahan dari Kuningan lahir banyak anak-anak berbakat yang bisa menginspirasi dan mengharumkan nama daerah,” tutur Ela.

Pujian dari Bupati dan Ibu Bupati tentu menjadi pengalaman tersendiri bagi Syafia. Tampil di hadapan orang nomor satu di Kabupaten Kuningan bukan sekadar kesempatan bernyanyi, tetapi juga menjadi momen berharga dalam perjalanan mengembangkan bakatnya.

“Saya senang dan bangga bisa tampil di acara pengukuhan Paskibraka di Pendopo Kabupaten Kuningan. Apalagi bisa bernyanyi di hadapan Bapak Bupati dan Ibu Bupati. Ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi saya,” ujar Syafia.

Lagu “Tanah Airku” pun seakan menemukan makna lain ketika dinyanyikan dalam momentum menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Jika para anggota Paskibraka akan berdiri tegak membawa kehormatan Sang Merah Putih, Syafia hadir dengan caranya sendiri, menyuarakan kecintaan kepada Indonesia melalui musik.

Momen itu sekaligus menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan dapat tumbuh dalam banyak bentuk. Ada yang mengabdi melalui tugas, ada yang berjuang melalui prestasi, dan ada pula yang menginspirasi melalui suara.

Bagi Syafia, perjalanan tentu masih panjang. Suara emas yang hari ini menggema di Pendopo Kabupaten Kuningan diharapkan menjadi awal dari langkah-langkah besar berikutnya.

“Semoga saya bisa terus bernyanyi, terus belajar, dan suatu hari nanti bisa membanggakan orang tua serta mengharumkan nama Kabupaten Kuningan,” pungkas Syafia.***

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup