Proton FC Arak Trofi Keliling Kota, Homecoming Champion Jadi Momen Tak Terlupakan
KUNINGANSATU.COM,- Euforia keberhasilan Proton FC menjuarai Pro Futsal League 2 (PFL 2) Indonesia 2026 terus berlanjut. Sebagai bentuk rasa syukur atas gelar perdana tersebut, Proton FC menggelar Homecoming Champion di GOR Ewangga Kuningan, Selasa (30/6/2026), dengan mengusung tema “Juara Perdana, Sejarah Selamanya.”
Perayaan diawali dengan konvoi kemenangan yang mengambil titik start dari Hotel Cordela Kuningan. Rombongan pemain, pelatih, ofisial, dan manajemen diarak mengelilingi sejumlah ruas jalan utama sebelum berakhir di GOR Ewangga. Sepanjang perjalanan, ratusan suporter turut mengiringi konvoi sambil membawa atribut tim dan meneriakkan yel-yel kemenangan.
Suasana semakin semarak saat rombongan tiba di GOR Ewangga. Para pendukung yang telah memadati lokasi menyambut skuad Proton FC bak pahlawan setelah sukses mengukir sejarah sebagai klub asal Kabupaten Kuningan pertama yang menjuarai kompetisi nasional PFL 2.
Dalam sambutannya, Presiden Proton FC, Thony Indra Gunawan, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang diraih tim setelah melalui perjalanan panjang selama tujuh bulan kompetisi.
“Momentum hari ini adalah momen yang sangat membahagiakan bagi keluarga besar Proton FC. Perjalanan panjang selama tujuh bulan akhirnya berbuah hasil yang kami harapkan. Kebanggaan ini kami persembahkan untuk seluruh insan futsal Kabupaten Kuningan,” ujarnya.
Menurut Thony, keberhasilan Proton FC bukan sekadar membawa pulang trofi juara, tetapi juga menjadi bukti bahwa klub daerah mampu bersaing dan meraih prestasi di level nasional.
Ia mengatakan, mimpi yang selama ini dibangun bersama para pegiat futsal di Kabupaten Kuningan kini telah menjadi kenyataan. Proton FC berhasil membuktikan bahwa klub yang lahir dari daerah dapat tampil kompetitif hingga meraih gelar juara Pro Futsal League 2 musim 2026.
“Hari ini kami tidak hanya membawa trofi. Kami ingin menyampaikan bahwa mimpi itu benar-benar bisa menjadi kenyataan. Proton FC telah membuktikan bahwa klub asli Kabupaten Kuningan mampu berbicara di tingkat nasional,” katanya.
Meski berhasil meraih gelar juara, Thony mengingatkan bahwa tantangan yang lebih besar sudah menanti pada musim kompetisi 2026-2027. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat dan suporter untuk terus memberikan dukungan kepada Proton FC.
“Saya mohon doa, dukungan, dan kesetiaan dari seluruh pecinta futsal Kabupaten Kuningan agar tetap bersama Proton FC. Perjuangan kami belum selesai, justru tantangan yang lebih besar akan dimulai pada musim depan,” ucapnya.
Thony juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, mulai dari manajemen, pemain, pelatih, ofisial, hingga para suporter yang terus memberikan dukungan selama kompetisi berlangsung.
Perayaan Homecoming Champion tersebut menjadi simbol kebanggaan masyarakat Kabupaten Kuningan atas lahirnya sejarah baru di dunia futsal. Gelar juara Pro Futsal League 2 2026 sekaligus menjadi modal penting bagi Proton FC untuk menghadapi persaingan di kasta yang lebih tinggi pada musim mendatang.
















