Pramuka Jadi Ruang Pembentukan Kepemimpinan dan Karakter Generasi Muda “Melesat”
KUNINGANSATU.COM – Ribuan anggota Gerakan Pramuka dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kuningan memadati kawasan Objek Wisata Sidomba dalam Gebyar Pramuka Kabupaten Kuningan Tahun 2026, Sabtu (27/6/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 27 hingga 29 Juni, tersebut menjadi momentum memperkuat pendidikan karakter, kepemimpinan, serta semangat kebersamaan di kalangan generasi muda.
Gebyar Pramuka tahun ini diikuti 32 Kwartir Ranting dengan jumlah peserta kemah mencapai 1.279 orang. Selain itu, sebanyak 1.163 Pramuka Garuda mengikuti prosesi pelantikan yang disaksikan langsung oleh orang tua mereka.
Ketua Pelaksana Gebyar Pramuka Kuningan 2026, H. Udi Maksudi, S.Pd., mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antarpenggerak Pramuka, tetapi juga wadah bertukar pengalaman dan metode pembinaan di setiap gugus depan.
Menurutnya, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas kepemimpinan, memperkuat kreativitas para pembina, serta menumbuhkan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Mengusung tema “Bersatu, Berbaur, Berdampak”, Gebyar Pramuka 2026 juga membawa motto “Ikhlas Bakti Bina Bangsa Berbudi Bawa Laksana” dan semboyan “Bersama Pramuka Kuningan Melesat.”
Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Kuningan, Rana Suparman, menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter generasi muda di tengah derasnya perkembangan teknologi dan perubahan zaman.
Ia mengungkapkan Kwarcab Kuningan menargetkan lahirnya 10.000 Pramuka Garuda. Hingga saat ini, sekitar 4.000 anggota telah berhasil mencapai tingkatan tersebut.Rana juga menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan kepada Gerakan Pramuka, termasuk bantuan pengadaan tenda dan dukungan operasional bagi kegiatan kepramukaan di tingkat kecamatan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan kepramukaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda di tengah tantangan era digital.
“Hari ini kita tidak cukup hanya membekali anak-anak dengan kecerdasan intelektual dan kemampuan teknologi. Yang paling penting adalah membangun karakter, memperkuat kecerdasan spiritual, emosional, dan sosial agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang utuh,” ujar Dian.
Menurutnya, pendidikan karakter harus berjalan beriringan dengan kemampuan akademik. Ia mengibaratkan karakter sebagai akar pohon yang menentukan kekuatan dan ketahanan seseorang dalam menghadapi tantangan kehidupan.
Dian juga mengajak para orang tua agar tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi turut membentuk pribadi anak yang santun, bertanggung jawab, peduli terhadap sesama, serta mencintai budaya dan lingkungan.“
Anak-anak yang kita bina hari ini merupakan investasi masa depan. Lima belas hingga dua puluh tahun mendatang, merekalah yang akan melanjutkan pembangunan daerah dan membawa Kabupaten Kuningan semakin maju,” katanya.
Ia menilai Gerakan Pramuka menjadi salah satu ruang penting dalam menanamkan nilai disiplin, gotong royong, kepemimpinan, nasionalisme, dan kepedulian sosial yang melengkapi pendidikan formal di sekolah.
Selain berbagai kegiatan kepramukaan, para peserta juga diajak menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap alam sejalan dengan semangat konservasi yang menjadi identitas Kabupaten Kuningan.
Gebyar Pramuka Kabupaten Kuningan 2026 diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tangguh, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan melalui pendidikan kepramukaan yang berkelanjutan.***















