Geram Adiknya Dikaitkan dengan Eks Kepala BGN, Trias Andriana: Tuti Bukan Sepupu Dadan Hindayana!
KUNINGANSATU.COM – Nama Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, ikut terseret dalam pusaran pemberitaan yang berkembang pasca mencuatnya kasus yang menimpa Kepala BGN, Dadan Hindayana. Di tengah derasnya spekulasi yang beredar, keluarga besar Ahmad Apandi akhirnya angkat bicara dan membantah keras adanya hubungan kekerabatan antara Tuti maupun keluarga mereka dengan Dadan.
Bantahan tersebut disampaikan langsung oleh Trias Andriana yang mewakili keluarga besar Ahmad Apandi. Menurutnya, berbagai informasi yang mengaitkan Dadan Hindayana dengan keluarga mereka tidak memiliki dasar yang jelas dan justru menimbulkan keresahan.
“Dadan itu bukan siapa-siapa di keluarga kami. Malah kami baru tahu wajahnya ya kemarin itu, pas fotonya ramai di berita,” ujar Trias, Jumat (5/6/2026).
Trias menilai munculnya narasi yang menghubungkan Dadan dengan keluarga besar Ahmad Apandi telah membentuk persepsi yang keliru di tengah masyarakat. Apalagi, isu tersebut berkembang bersamaan dengan ramainya pemberitaan nasional yang menyeret nama Dadan Hindayana.
Menurutnya, jika memang Dadan merupakan bagian dari keluarga besar Ahmad Apandi, tentu keberadaannya akan dikenal oleh keluarga besar yang selama ini masih menjalin hubungan baik satu sama lain.
“Kalau memang sepupu dari almarhum atau bagian dari keluarga besar Ahmad Apandi, kami pasti kenal. Nah, ini (Dadan) siapa? Kami jelas tersinggung nama keluarga besar kami dibawa-bawa,” tuturnya dengan nada kecewa.
Secara khusus, Trias juga membantah kabar yang menyebut Dadan merupakan sepupu Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani. Ia menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.
“Intinya kami tidak terima kalau dia dibilang sepupunya Tuti. Itu tidak benar,” tegas Trias.
Keluarga menduga isu tersebut muncul dan berkembang karena banyak pihak yang terburu-buru menghubungkan berbagai nama yang memiliki latar belakang daerah atau keluarga tertentu tanpa melakukan penelusuran yang memadai. Akibatnya, nama Tuti Andriani ikut menjadi bahan perbincangan publik meski tidak memiliki keterkaitan dengan persoalan yang sedang ramai dibahas.
Karena itu, keluarga besar Ahmad Apandi meminta masyarakat lebih berhati-hati dalam menerima informasi yang beredar, terutama yang berkaitan dengan hubungan keluarga seseorang. Mereka juga mengingatkan pentingnya verifikasi dan konfirmasi sebelum sebuah informasi dipublikasikan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun merugikan pihak lain.
Hingga berita ini ditulis, Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani belum menyampaikan pernyataan pribadi terkait bantahan yang disampaikan oleh keluarga besarnya tersebut.***
















