Eceng Gondok Kian Tak Terkendali, Waduk Darma Terancam Kehilangan Pesonanya

KUNINGANSATU.COM,- Meluasnya pertumbuhan eceng gondok di kawasan Waduk Darma kembali menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Kuningan. Tanaman gulma air tersebut kini mulai menutupi sebagian permukaan waduk dan dikhawatirkan berdampak terhadap fungsi perairan, aktivitas masyarakat, hingga sektor pariwisata.

Untuk memastikan kondisi di lapangan, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., melakukan peninjauan langsung ke area Waduk Darma di Desa Jagara, Kecamatan Darma, Rabu (3/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi unsur Forkopimcam, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta sejumlah pihak terkait. Dari hasil pemantauan sementara, sekitar enam hektare kawasan perairan telah tertutup hamparan eceng gondok dari total luas Waduk Darma yang mencapai lebih dari 240 hektare.

Bupati Dian menilai kondisi tersebut tidak bisa dianggap sepele. Menurutnya, apabila penyebaran eceng gondok terus dibiarkan, dampaknya tidak hanya mengganggu ekosistem perairan, tetapi juga berpotensi menurunkan daya tarik wisata Waduk Darma yang selama ini menjadi salah satu destinasi unggulan Kabupaten Kuningan.

“Pertumbuhan eceng gondok di Waduk Darma cukup cepat. Saat ini luasannya sudah mencapai sekitar enam hektare. Jika tidak segera ditangani, tentu akan menimbulkan berbagai persoalan, baik terhadap fungsi waduk maupun sektor pariwisata,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penanganan secara manual akan menghadapi berbagai kendala mengingat luas area yang telah terdampak. Karena itu, diperlukan dukungan peralatan dan strategi yang lebih terukur agar proses pembersihan dapat berjalan efektif.

Pemerintah Kabupaten Kuningan pun berencana memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), serta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk mencari solusi terbaik dalam mengatasi persoalan tersebut.

“Kita akan membangun koordinasi dengan instansi terkait yang memiliki kewenangan agar penanganan eceng gondok bisa dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan,” kata Dian.

Selain melibatkan pemerintah, upaya penanganan juga akan menggandeng berbagai elemen masyarakat dan komunitas lingkungan yang selama ini aktif menjaga kawasan Waduk Darma. Salah satunya adalah Gerakan Sapu Bersih Eceng Gondok (Garpu Sendok) yang telah beberapa kali terlibat dalam kegiatan pembersihan waduk.

Menurut Bupati, keberadaan Waduk Darma memiliki nilai strategis bagi Kabupaten Kuningan, baik sebagai sumber daya air maupun sebagai penggerak ekonomi masyarakat melalui sektor wisata dan usaha lokal.

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk memiliki kepedulian yang sama dalam menjaga kelestarian kawasan waduk dari ancaman penyebaran gulma air tersebut.

Sebagai tindak lanjut, aksi penanganan eceng gondok dijadwalkan mulai dilaksanakan pada akhir pekan ini dengan melibatkan unsur pemerintah, masyarakat, serta berbagai komunitas peduli lingkungan.

“Kita targetkan mulai bergerak pada hari Jumat. Semoga langkah bersama ini dapat mengurangi penyebaran eceng gondok dan menjaga Waduk Darma tetap menjadi kebanggaan masyarakat Kuningan,” pungkasnya.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup
error: Content is protected !!