Cegah Serangan Siber! PD Muhammadiyah Kuningan-Ciamis Bekali Kader dan UMKM Keamanan Digital
KUNINGANSATU.COM,- Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kuningan berkolaborasi dengan PDM Kabupaten Ciamis menggelar Pelatihan Keamanan Digital ASIAPASIFIC Cybersecurity Fund (ACF) bersama MEBP PP Muhammadiyah, Kamis pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini menjadi langkah nyata Muhammadiyah dalam meningkatkan literasi digital kader sekaligus memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di era teknologi.
Pelatihan yang berlangsung dengan melibatkan seluruh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), organisasi otonom (ORTOM), hingga Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bawah naungan PDM Kabupaten Kuningan tersebut difokuskan pada peningkatan pemahaman keamanan digital di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.
Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PDM Kabupaten Kuningan, Hermawan, S.Pd., M.Si., hadir langsung dalam kegiatan itu bersama Sekretaris Umum PDM Kabupaten Ciamis, Apt. Panji Wahlanto, M.Farm.
Sementara itu, materi pelatihan disampaikan oleh Darojatun Ahmad Permana, S.E., M.M. yang membahas berbagai isu penting, mulai dari perlindungan data pribadi, keamanan akun digital, pengelolaan media digital secara aman, hingga antisipasi ancaman siber yang kerap menyasar pelaku UMKM maupun lembaga organisasi.
Menurut Darojatun, perkembangan teknologi saat ini harus dimanfaatkan secara bijak dan produktif oleh kader Muhammadiyah agar mampu menjawab tantangan zaman.
“Teknologi hari ini bukan lagi sekadar alat komunikasi, tetapi sudah menjadi bagian penting dalam pengembangan ekonomi, pendidikan, dan organisasi. Karena itu kader Muhammadiyah harus melek digital, memahami keamanan data, dan mampu memanfaatkan teknologi untuk kemajuan UMKM serta dakwah yang lebih luas,” ujarnya.
Ia menambahkan, keamanan digital kini menjadi kebutuhan penting karena aktivitas organisasi, pendidikan, hingga ekonomi masyarakat semakin bergantung pada platform digital. Minimnya pemahaman keamanan siber dinilai dapat membuka celah kebocoran data maupun tindak kejahatan digital lainnya.
Melalui pelatihan tersebut, Muhammadiyah Kuningan dan Ciamis berharap lahir kader-kader yang tidak hanya aktif dalam dakwah dan organisasi, tetapi juga memiliki kemampuan literasi digital yang baik, mampu memanfaatkan teknologi secara aman dan bertanggung jawab, serta mendukung pengembangan UMKM dan Amal Usaha Muhammadiyah di era digital.
















