UM Kuningan Gelar Mentoring AIK, 428 Mahasiswa Ikuti Pembinaan Karakter

KUNINGANSATU.COM,- Universitas Muhammadiyah Kuningan menggelar kegiatan Mentoring Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) pada Kamis, (2/4/26), sebagai upaya membentuk karakter mahasiswa agar berkembang menjadi pribadi unggul dan berdaya saing. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini diikuti oleh 428 mahasiswa dari berbagai program studi.
Kegiatan mentoring ini menghadirkan Dr. Nanan Abdul Manan, M.Pd. sebagai pemateri utama. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya membangun kesadaran spiritual dan kebiasaan positif sebagai fondasi utama dalam proses pembentukan karakter mahasiswa.
“Tidak ada alasan untuk tidak bersyukur dalam keadaan apa pun. Kita harus senantiasa bersyukur,” ujarnya di hadapan ratusan peserta.
Menurutnya, perubahan ke arah yang lebih baik tidak bisa terjadi secara instan, melainkan melalui proses pembiasaan yang konsisten. Ia menegaskan bahwa karakter saleh tidak akan terbentuk tanpa latihan yang terus-menerus.
“Tidak mungkin seseorang menjadi saleh jika tidak dibiasakan. Artinya, kita harus membiasakan diri dalam kebaikan,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Nanan juga mengingatkan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Ia menyebut, kebahagiaan dunia dan akhirat dapat diraih dengan memperbanyak tadabbur Al-Qur’an serta memperkuat kesabaran dan salat.
“Jika ingin bahagia dunia dan akhirat, maka perbanyak mentadabburi Al-Qur’an. Jadikan sabar dan salat sebagai senjata seorang mukmin,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti sikap mahasiswa dalam mengikuti kegiatan mentoring. Menurutnya, program ini tidak boleh dipandang sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan harus diikuti dengan kesungguhan dan niat yang lurus.
“Jangan hanya mengikuti mentoring untuk main-main atau sekadar formalitas. Ikuti dengan serius dan luruskan niat,” tegasnya.
Selain itu, mahasiswa juga diingatkan untuk menjauhi perilaku negatif, termasuk sikap toksik dalam kehidupan sehari-hari, serta terus meningkatkan kompetensi diri di tengah persaingan global.
“Kita akan bersaing dengan lulusan dari kampus lain. Maka, tingkatkan kompetensi, salah satunya dengan aktif mengikuti program mentoring,” jelasnya.
Secara umum, program Mentoring AIK merupakan bagian dari pembinaan mahasiswa yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keislaman. Program ini juga diarahkan untuk memperkuat kemampuan baca tulis Al-Qur’an, membentuk karakter Islami, serta membimbing mahasiswa dalam menjalankan ibadah sesuai tuntunan Rasulullah SAW.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan kampus, di antaranya Wakil Rektor, Direktur Direktorat Akademik dan AIK, Ketua AIK Sukisno, M.Pd., para dekan fakultas, ketua program studi, serta unsur akademik lainnya. Sementara itu, laporan kegiatan disampaikan oleh Agung Saputra, M.Pd., sebagai bagian dari rangkaian agenda mentoring AIK.
Melalui kegiatan ini, Universitas Muhammadiyah Kuningan berharap mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan nilai spiritual yang menjadi bekal dalam menghadapi tantangan kehidupan.


















