Target Zero RTLH Dipercepat, Kuningan Kantongi Ribuan Kuota BSPS dari Pemerintah Pusat

KUNINGANSATU.COM,- Upaya Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam mempercepat penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) memasuki babak baru. Pada tahun 2026, Kabupaten Kuningan memperoleh alokasi 1.293 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat, meningkat drastis dibanding tahun-tahun sebelumnya yang rata-rata hanya sekitar 100 unit.

Program tersebut dicanangkan secara resmi oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., di Balai Desa Mungkaldatar, Kecamatan Ciniru, Selasa (14/7/2026). Pencanangan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat pengurangan RTLH hingga mencapai target zero RTLH pada 2028.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Kuningan, Dr. H. Deni Hamdani, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa lonjakan kuota BSPS merupakan hasil koordinasi dan komunikasi yang dibangun secara intensif dengan pemerintah pusat.

Menurutnya, proses pembangunan untuk 100 unit rumah pada tahap pertama telah dimulai, sementara sisa kuota akan direalisasikan secara bertahap. Bahkan, peluang penambahan alokasi masih terbuka apabila kebutuhan dan usulan daerah terus mendapat respons positif dari pemerintah pusat.

Deni menambahkan, program BSPS tidak hanya mengandalkan bantuan pemerintah, tetapi juga mengedepankan partisipasi masyarakat melalui semangat swadaya dan gotong royong. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci agar program berjalan efektif sekaligus mempercepat peningkatan kualitas hunian warga.

Bupati Dian menegaskan bahwa rumah layak huni memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Menurutnya, hunian yang aman dan sehat menjadi pondasi bagi tumbuh kembang keluarga, termasuk dalam mendukung pendidikan anak serta kesejahteraan secara menyeluruh.

Ia juga menilai keberhasilan memperoleh tambahan kuota BSPS menjadi bukti bahwa pemerintah daerah harus aktif membangun sinergi dengan pemerintah pusat agar berbagai program pembangunan dapat lebih banyak dirasakan masyarakat.

“Anggaran daerah memiliki keterbatasan. Karena itu, pemerintah daerah harus mampu menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah pusat agar semakin banyak program yang dapat dibawa ke daerah untuk kepentingan masyarakat,” ujar Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dian turut mengunjungi salah satu rumah penerima BSPS di Desa Mungkaldatar yang sedang dalam tahap pembangunan. Ia berpesan agar bantuan yang diterima benar-benar dimanfaatkan untuk memperbaiki kondisi rumah sesuai tujuan program.

Sementara itu, Pardi, salah seorang penerima bantuan, mengaku bersyukur rumahnya kini dapat diperbaiki melalui program BSPS. Ia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Kuningan atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat.

Selain mengucapkan terima kasih, Pardi berharap anaknya yang merupakan penyandang disabilitas juga memperoleh kesempatan dan dukungan untuk melanjutkan pendidikan, sehingga masa depannya dapat menjadi lebih baik.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. DS

    Luar biasa kerja nyata Disperkimtan kabupaten Kuningan.
    Terimakasih 🙏

    Reply
Sudah ditampilkan semua
Tutup