Warga Wilanagara Digegerkan Penemuan Mayat di Sungai Cibangka
KUNINGANSATU.COM – Warga Dusun Cadas Ngampar, Desa Wilanagara, Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di aliran Sungai Cibangka, Senin (13/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Korban diketahui bernama Tarmidi (64), seorang buruh harian yang merupakan warga Dusun Cadas Ngampar RT 021 RW 010, Desa Wilanagara, Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan.
Informasi mengenai penemuan mayat tersebut pertama kali diterima Babinsa Koramil 1507/Luragung dari Kepala Desa Wilanagara. Mendapat laporan tersebut, Babinsa bersama personel Polsek Luragung dan tim medis dari UPTD Puskesmas Luragung segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal.
Babinsa Koramil 1507/Luragung, Sertu Edi Zulfikar, mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan unsur terkait guna memastikan proses evakuasi berjalan dengan aman dan lancar.
“Kami menerima informasi dari pemerintah desa terkait adanya penemuan mayat di Sungai Cibangka. Setelah itu kami bersama Polsek Luragung dan tim kesehatan langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal serta berkoordinasi dengan Polres Kuningan,” ujarnya.
Proses penanganan selanjutnya dilakukan oleh Tim Forensik Polres Kuningan guna memastikan penyebab pasti kematian korban.
Berdasarkan keterangan warga dan hasil penelusuran awal di lapangan, korban diketahui selama ini mengidap gangguan kejiwaan dan sehari-hari tinggal di sebuah gubuk di pinggiran sungai yang biasa digunakan sebagai tempat penyimpanan keranda.
Diduga korban terpeleset dan jatuh ke sungai hingga akhirnya tenggelam. Korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar dua hingga tiga hari sebelum ditemukan warga.
Salah seorang warga setempat, Asuryamin (45), mengaku masyarakat sekitar mengenal korban sebagai pribadi yang kerap beraktivitas di sekitar lokasi tersebut.
“Korban memang sering berada di sekitar sungai dan tinggal di gubuk yang berada tidak jauh dari lokasi penemuan,” katanya.
Sementara itu, saksi lainnya, Jajang (37), mengatakan penemuan mayat tersebut sempat mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian berdatangan ke lokasi.
“Setelah ada informasi penemuan mayat, warga langsung berdatangan untuk melihat dan membantu proses evakuasi bersama petugas,” ujarnya.
Hingga proses evakuasi selesai dilakukan, situasi di lokasi penemuan dilaporkan berlangsung aman dan kondusif dengan melibatkan aparat setempat serta masyarakat sekitar.***
















