Jelang Lebaran, Pemkab Kuningan Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Terkendali

KUNINGANSATU.COM,- Pemerintah Kabupaten Kuningan memastikan ketersediaan bahan pangan menjelang Idulfitri 1447 H tetap aman dan harga relatif terkendali. Hal tersebut disampaikan Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar usai menghadiri acara Senandung Ramadan di Pendopo Kabupaten Kuningan, Senin (9/3/2026).

Bupati mengatakan, pemerintah daerah terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di pasaran. Salah satunya melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah dan operasi pasar murah yang digelar di sejumlah wilayah.

“Alhamdulillah sampai hari ini ketersediaan pangan di Kuningan masih aman. Kami terus mengadakan operasi pangan murah dan gerakan pangan murah. Program ini cukup efektif karena menyasar langsung ke kantong-kantong daerah yang rawan,” ujar Bupati.

Menurutnya, saat ini Pemkab Kuningan telah menyiapkan sekitar 15 titik lokasi pelaksanaan Gerakan Pangan Murah dan operasi pasar murah yang tersebar di berbagai wilayah. Kegiatan tersebut akan terus dilakukan secara berkelanjutan hingga mendekati Hari Raya Idulfitri.

“Kita sekarang ada sekitar 15 titik. Gerakan pangan murah dan operasi pasar murah ini terus bergerak sampai menjelang lebaran, semacam safari ke berbagai wilayah,” katanya.

Ia menambahkan, meskipun terdapat beberapa kenaikan harga bahan pangan, namun masih berada dalam batas toleransi yang wajar. Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan cukup tinggi adalah daging sapi.

“Memang ada kenaikan, tapi masih dalam batas toleransi wajar. Yang paling tinggi itu daging sapi, dari sekitar Rp120 ribu menjadi Rp140 ribu per kilogram. Tapi kalau dibandingkan dengan daerah lain, kondisi di Kuningan masih relatif terkendali,” jelasnya.

Selain bahan pangan, Pemkab Kuningan juga memastikan ketersediaan gas elpiji 3 kilogram atau yang dikenal dengan sebutan gas melon tetap aman bagi masyarakat.

“Termasuk gas melon, alhamdulillah masih aman. Kita juga punya tim khusus yang memantau pergerakan harga dan ketersediaan di lapangan,” ungkap Bupati.

Melalui pemantauan tersebut, pemerintah daerah berharap kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga menjelang Lebaran tetap terpenuhi dan tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan di pasaran.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup