Rumah Warga Tanjungkerta Terbakar Disambar Petir, BPBD Ingatkan Warga Waspada Cuaca Ekstrem!

KUNINGANSATU.COM,- Sebuah rumah milik warga di Desa Tanjungkerta, Kecamatan Karangkancana, terbakar setelah tersambar petir pada Minggu (9/11/2025) sekitar pukul 18.00 WIB. Kejadian berlangsung saat hujan deras disertai petir mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari. Petir menyambar antenna TV rumah dan merambat ke bagian atap kamar berukuran 3×3 meter hingga akhirnya memicu kobaran api yang menghanguskan seluruh isi ruangan.

Rumah yang terbakar merupakan milik Ibu Darmi (84) dan berada di Dusun Dua RT 004 RW 002. Warga sekitar menyebut api dengan cepat membesar karena titik sambaran langsung mengenai bagian struktur atap. Tidak ada korban jiwa, namun kerusakan material cukup berat, terutama pada bagian kamar tidur. BPBD menerima laporan sekitar pukul 18.30 WIB dan langsung menurunkan tim assessment untuk melakukan pemeriksaan awal.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana, menyampaikan laporan resmi terkait kondisi di lapangan. Ia mengatakan bahwa rumah tersebut mengalami kerusakan kategori sedang.

“Atap dan plafon kamar rusak akibat sambaran petir, dan perlengkapan kamar seperti ranjang, kasur, serta lemari hangus terbakar,” ujarnya.

Indra juga menyampaikan bahwa sejumlah peralatan elektronik rusak akibat aliran listrik dari sambaran petir. Ia menambahkan bahwa keluarga korban untuk sementara mengungsi ke rumah kerabatnya yang masih berada di dusun yang sama.

Indra menjelaskan bahwa BPBD bersama aparat desa, kecamatan, TNI, Polri, DPUTR, dan Damkar bergerak cepat memberikan bantuan logistik darurat serta melakukan koordinasi penanganan.

“Pembersihan material bangunan akan dilakukan Selasa pagi,” katanya. BPBD juga menyatakan bahwa kebutuhan mendesak pascakejadian meliputi logistik, material bangunan, serta perbaikan instalasi listrik yang rusak.

Lebih lanjut, Indra Bayu Permana mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama pada saat terjadi cuaca ekstrem. Menurutnya, sikap hati-hati dan kesiapsiagaan dapat mengurangi risiko terjadinya musibah serupa.

“Kami mengingatkan warga untuk selalu waspada ketika hujan disertai petir, karena potensi bahaya bisa terjadi kapan saja,” ucapnya.***

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup