Produksi Beras Kuningan Tahun 2025 Melesat, Surplus Hampir 120 Ribu Ton!

KUNINGANSATU.COM,- Produksi beras Kabupaten Kuningan melonjak signifikan pada tahun 2025 dan menempatkan daerah ini dalam kondisi surplus yang sangat aman. Data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) menunjukkan, produksi beras tahun ini mencapai 254.124 ton dengan surplus 119.933 ton, jauh melampaui kebutuhan konsumsi masyarakat.

Kepala Diskatan Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si., menyebutkan dengan jumlah penduduk sekitar 1.225.493 jiwa dan kebutuhan konsumsi beras sebesar 134.191 ton per tahun, Kuningan berada pada posisi strategis dalam menjaga ketahanan pangan daerah maupun regional.

“Produksi beras Kabupaten Kuningan terus bergerak naik dan sangat stabil untuk menopang kebutuhan masyarakat,” ujar Wahyu, Kamis (18/12/2025).

Lonjakan produksi tersebut didukung oleh capaian luas tanam dan panen yang melampaui target Provinsi Jawa Barat. Hingga Musim Tanam (MT) 2024/2025 sampai MT 2025, realisasi luas tanam padi mencapai 64.185 hektare dengan luas panen 64.188 hektare, jauh di atas target provinsi masing-masing 52.975 hektare dan 50.817 hektare.

Dari luas panen tersebut, produksi gabah Kuningan tercatat sebesar 396.388 ton dengan produktivitas rata-rata 61,75 kuintal per hektare, menegaskan efektivitas pengelolaan lahan serta peningkatan kinerja petani.

Wahyu menjelaskan, peningkatan produksi dipengaruhi oleh kondisi agroklimat yang mendukung, khususnya pola kemarau basah dengan curah hujan relatif stabil. Kondisi ini mendorong peningkatan indeks pertanaman sehingga petani berpeluang panen lebih dari dua kali dalam setahun, bahkan hingga tiga kali pada kondisi tertentu.

Selain faktor iklim, dukungan kebijakan pemerintah turut memperkuat capaian tersebut. Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama Kementerian Pertanian RI mendorong optimalisasi lahan, perbaikan jaringan irigasi, pengembangan irigasi perpompaan dan perpipaan, penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), bantuan benih bersertifikat, serta stimulan pengelolaan lahan.

Capaian produksi padi Kuningan juga mendapat apresiasi di tingkat nasional. Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI menilai Kuningan berkontribusi penting dalam peningkatan produksi padi di Jawa Barat. Secara regional, produksi padi Jawa Barat tahun 2025 tercatat mencapai 10,2 juta ton Gabah Kering Giling (GKG), sementara produksi nasional mencapai 60,37 juta ton GKG.

Di tengah kondisi surplus, Diskatan memastikan stabilitas harga gabah tetap berpihak kepada petani. Sebagian hasil panen disimpan dan dilepas ke pasar secara bertahap, ditambah kebijakan penyerapan gabah oleh Bulog dengan harga Rp6.500 per kilogram GKP, sehingga harga di tingkat petani tetap terjaga.

Dengan produksi yang terus meningkat, surplus yang terkelola dengan baik, serta kebijakan perlindungan harga yang konsisten, Kabupaten Kuningan semakin menegaskan perannya sebagai daerah penyangga pangan strategis di Jawa Barat dan nasional.***

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup