Gercep! Panpel Bupati Cup Nyatakan Gol Luragung Sah, Protes Cilimus Ditolak

KUNINGANSATU.COM – Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Bupati Cup Kuningan 2026, Ayep Setiawan, bergerak cepat menindaklanjuti surat protes banding yang disampaikan Manajer Tim Kecamatan Cilimus terkait pertandingan Kecamatan Luragung versus Kecamatan Cilimus.

Ayep mengatakan, Panpel bersama PSSI Kabupaten Kuningan langsung menggelar musyawarah untuk mengkaji materi protes tersebut secara menyeluruh. Pembahasan dihadiri unsur Panpel, jajaran PSSI Kabupaten Kuningan, Komisi Disiplin (Komdis), perangkat pertandingan, serta manajer, pelatih kepala dan ofisial Tim Kecamatan Cilimus.

Menurut Ayep, surat protes banding, laporan pertandingan, hingga rekaman video kejadian menjadi bahan utama dalam proses kajian. Seluruhnya dianalisis dengan mengacu pada Laws of the Game (LOTG) 2026/2027.

Dari hasil pemeriksaan rekaman video, Panpel dan PSSI menemukan bahwa penjaga gawang Kecamatan Cilimus terjatuh setelah terjadi benturan dengan pemain dari timnya sendiri.

“Setelah kami kaji bersama, tidak ditemukan adanya tindakan pemain Luragung yang mendorong, menabrak, menghalangi atau mengganggu penjaga gawang Cilimus secara tidak sah,” kata Ayep.

Ia menjelaskan, setelah bola berada dalam keadaan bebas, pemain Kecamatan Luragung kemudian melakukan tendangan yang berujung pada gol.

Berdasarkan hasil musyawarah dan kajian tersebut, gol dinyatakan sah. Dengan demikian, hasil pertandingan Kecamatan Luragung 1–0 Kecamatan Cilimus tetap berlaku.

Ayep menyebut, Manajer Tim Kecamatan Cilimus memang menyampaikan ketidakpuasan terhadap keputusan wasit. Namun, setelah proses musyawarah dilakukan, pihak Cilimus tetap menerima dan mengakui hasil akhir pertandingan.

Panpel pun mengapresiasi sikap Tim Kecamatan Cilimus yang tetap menunjukkan komitmen mendukung penyelenggaraan Bupati Cup Kuningan 2026 dengan menjunjung tinggi sportivitas, persaudaraan, dan kondusivitas kompetisi.

Ayep menegaskan, penyelesaian protes melalui mekanisme yang telah ditetapkan merupakan bagian penting untuk menjaga kredibilitas turnamen sekaligus memastikan setiap keputusan memiliki dasar yang jelas.

“Berbeda hasil, tetap bersaudara. Menang dan kalah adalah bagian dari pertandingan. Sportivitas adalah kemenangan kita bersama,” ujar Ayep Setiawan.***

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup