Kotoran Burung Berserakan di Pertokoan Siliwangi, Pengawasan dan Kebersihan Disentil

KUNINGANSATU.COM – Pemandangan kurang sedap terlihat di kawasan pertokoan Siliwangi, Kabupaten Kuningan. Kotoran burung berserakan di sejumlah bagian kawasan hingga membuat jajaran pertokoan tampak kotor dan kumuh.

Kondisi tersebut terlihat langsung oleh Anggota DPRD Kabupaten Kuningan, Uus Yusuf, S.E., yang berada di kawasan Siliwangi pada Minggu (30/8/2026) pagi. Saat dimintai komentar mengenai kondisi tersebut, Uus pun menyampaikan kritik terkait kebersihan dan pengawasan di kawasan pusat pertokoan tersebut.

Menurut Uus, persoalan kebersihan seperti ini tidak bisa dianggap sebagai hal sepele. Terlebih, kawasan Siliwangi merupakan salah satu bagian dari wajah pusat kota yang setiap hari menjadi ruang aktivitas masyarakat.

“Kalau melihat kondisi seperti ini, tentu sangat disayangkan. Apalagi Kuningan sebentar lagi memperingati Hari Jadi ke-528. Harusnya ada gerakan sadar bersama untuk menjaga kebersihan,” ujar Uus.

Ia menilai momentum Hari Jadi Kuningan ke-528 semestinya tidak hanya diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan dan kemeriahan. Perayaan tersebut juga harus menjadi momentum untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan, terutama kawasan yang menjadi ruang publik.

Uus menyoroti perlunya perhatian lebih terhadap kawasan pertokoan Siliwangi. Menurutnya, wajah kota akan menjadi hal pertama yang dilihat masyarakat maupun pengunjung ketika beraktivitas di pusat kota.

“Jangan sampai kita bicara Hari Jadi Kuningan, tetapi di sisi lain masih terlihat kawasan yang kotor dan kumuh. Ini harus menjadi perhatian bersama,” katanya.

Uus juga mengingatkan agar persoalan kebersihan tidak selalu diarahkan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Menurutnya, DLH memang memiliki tugas dalam pengelolaan lingkungan, tetapi menjaga kebersihan ruang publik merupakan tanggung jawab bersama.

“Kasihan DLHK kalau selalu disalahkan. Kebersihan itu bukan hanya tugas DLHK. Harus ada kesadaran bersama menjaga kebersihan, ketertiban dan keamanan Kabupaten Kuningan,” tegasnya.

Selain kesadaran masyarakat seperti RT maupun RW setempat, Uus turut mempertanyakan pengawasan di lapangan. Ia menyinggung keberadaan petugas Satpol PP, Dinas Perhubungan, Diskopdagperin serta unsur lain yang memiliki peran serta di kawasan tersebut.

Menurutnya, petugas yang berjaga tidak hanya berperan dalam menjaga ketertiban maupun mengatur lalu lintas, tetapi juga dapat memberikan imbauan kepada pemilik toko dan pedagang agar ikut menjaga kebersihan lingkungan.

“Tugas pasukan Satpol PP kan memberikan imbauan yang tegas kepada yang punya toko dan yang berjualan. Kan ada pasukan Satpol PP dan Dishub,” ujarnya.

Dalam momentum Car Free Day (CFD), persoalan kesadaran pedagang juga menjadi bagian dari sorotan Uus. Ia menilai setiap aktivitas perdagangan yang menggunakan ruang publik harus disertai dengan tanggung jawab untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Namun, Uus menegaskan bahwa persoalan tersebut tidak semestinya berujung pada saling menyalahkan. Pemerintah daerah melalui berbagai perangkat daerah, pemilik toko, pedagang, pengguna area parkir dan masyarakat harus memiliki peran masing-masing.

“Prinsipnya jangan saling menyalahkan. Harus ada kesadaran bersama antarleading sektor. Dinas, pemilik toko, yang parkir dan pedagang semuanya punya tanggung jawab,” katanya.

Uus mengaku telah menyampaikan persoalan tersebut kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Satpol PP dan Kepala Dinas Perhubungan. Ia berharap ada langkah konkret dan koordinasi di lapangan agar persoalan kebersihan tidak hanya menjadi pembahasan, tetapi segera ditangani.

Bagi Uus, menjelang Hari Jadi Kuningan ke-528, menjaga kebersihan bukan sekadar mempercantik kota untuk kebutuhan seremoni. Lebih dari itu, kebersihan harus menjadi bagian dari kesadaran masyarakat dan budaya bersama dalam menjaga wajah Kabupaten Kuningan.

“Momentum Hari Jadi ke-528 ini harus menjadi momentum kesadaran bersama. Kuningan harus bersih, tertib dan nyaman, bukan hanya ketika ada acara, tetapi menjadi kebiasaan kita sehari-hari,” pungkas Uus.***

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup