Peringati Milad ke-62, IMM UM Kuningan Gandeng Lazismu Santuni Anak Yatim
KUNINGANSATU.COM – Peringatan Milad ke-62 Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dimaknai dengan aksi sosial oleh kader IMM Universitas Muhammadiyah Kuningan. Melalui kegiatan santunan kepada anak yatim dan fakir miskin, para mahasiswa berupaya menghadirkan kepedulian nyata bagi masyarakat sekitar.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Milad IMM yang tidak hanya dimaknai sebagai momentum refleksi perjalanan organisasi, tetapi juga sebagai ruang aktualisasi pengabdian kader kepada masyarakat. Semangat kemanusiaan, solidaritas, dan kepedulian sosial menjadi nilai yang ingin ditegaskan dalam kegiatan tersebut.
Pelaksanaan santunan melibatkan tiga Pimpinan Komisariat IMM di lingkungan Universitas Muhammadiyah Kuningan, yakni PK-IMM Fakultas Farmasi Kesehatan dan Sains (FFKS), PK-IMM Djazman Al-Kindi, serta PK-IMM Djarnawi Hadikusuma. Kegiatan ini juga terselenggara melalui kolaborasi dengan Lazismu Universitas Muhammadiyah Kuningan yang berperan sebagai mitra dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperluas manfaat kegiatan sekaligus memperkuat sinergi antara organisasi kemahasiswaan dan lembaga filantropi Muhammadiyah dalam menjalankan aksi-aksi sosial di tengah masyarakat.
Santunan dilaksanakan pada Senin, 16 Maret 2026 di beberapa lokasi berbeda sesuai wilayah kegiatan masing-masing komisariat. PK-IMM FFKS menyalurkan bantuan di Kelurahan Cipari, PK-IMM Djazman Al-Kindi di wilayah Sukamulya, sedangkan PK-IMM Djarnawi Hadikusuma melaksanakan kegiatan di Kelurahan Cirendang.
Para kader IMM secara langsung menyerahkan santunan kepada anak yatim dan fakir miskin yang sebelumnya telah didata oleh panitia. Upaya tersebut dilakukan agar bantuan yang diberikan dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.







Ketua IMM FFKS Universitas Muhammadiyah Kuningan menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen kader IMM untuk tetap hadir dan berkontribusi bagi masyarakat.
“Melalui momentum Milad IMM ke-62 ini, kami ingin menegaskan bahwa IMM tidak hanya bergerak dalam ranah intelektual dan kaderisasi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial terhadap masyarakat. Semoga santunan ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi anak-anak yatim serta saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya.
Lebih dari sekadar kegiatan sosial, santunan ini juga menjadi ruang pembelajaran bagi kader IMM dalam menumbuhkan empati, mempererat ukhuwah, serta memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat.
IMM Universitas Muhammadiyah Kuningan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari kontribusi nyata mahasiswa dalam membangun masyarakat yang lebih peduli, berkeadilan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.***
















