Ratusan Massa Geruduk Gedung DPRD, Ini Kata Nuzul Rachdy

KUNINGANSATU.COM,- Ratusan massa dari berbagai elemen termasuk mahasiswa, komunitas ojek online, hingga masyarakat umum memadati Gedung DPRD Kuningan pada Minggu (31/8/2025). Meski hujan deras mengguyur, semangat massa tidak surut untuk menyuarakan tuntutannya langsung kepada wakil rakyat.
Situasi sempat memanas saat terjadi insiden kecil yang melibatkan beberapa anggota DPRD yang terkenal lemparan dari massa berupa botol minuman, sendal dan barang-barang lainnya. Namun ketegangan itu dapat segera diredam. Aparat TNI-Polri yang berjaga bersama tokoh masyarakat dan ulama berhasil menenangkan keadaan sehingga aksi tetap berakhir dengan damai.
Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy, SE yang turun langsung menemui massa bersama beberapa anggota DPRD lainnya mengungkapkan rasa terima kasih atas jalannya aksi. Ia menegaskan bahwa aspirasi masyarakat adalah bagian dari fungsi pengawasan DPRD.

“Gedung ini rumah rakyat. Semua aspirasi akan kami tampung dan salurkan, baik ke pemerintah daerah maupun pusat,” ucapnya kepada wartawan usai aksi.
Dalam orasi yang disampaikan, massa menyoroti sejumlah isu besar. Tuntutan nasional antara lain pergantian Kapolri, pembentukan Undang-Undang Perampasan Aset, hingga desakan serius pemberantasan korupsi. Sedangkan tuntutan lokal berkisar pada penanganan penerangan jalan umum (PJU) Kuningan Caang dan transparansi proses open bidding yang sempat menuai kontroversi.
Aksi ini mendapat apresiasi dari banyak pihak karena tetap berada di koridor damai. Ketua DPRD menyebut, kondusivitas daerah adalah tanggung jawab bersama.
“Kami bangga karena penyampaian aspirasi bisa berlangsung tertib meski dalam suasana tegang. Ini menunjukkan rakyat Kuningan bisa bersatu demi kepentingan bersama,” ujarnya menutup pernyataan.


















