Kuningan Mulai Masuk Musim Kemarau, PAM Tirta Kamuning Buka Layanan Darurat Air Bersih
KUNINGANSATU.COM – Perumda Air Minum (PAM) Tirta Kamuning Kabupaten Kuningan menyatakan kesiapan penuh untuk membantu penyediaan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan selama musim kemarau tahun ini. Kesiapsiagaan tersebut menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam menghadapi potensi krisis air bersih yang hampir setiap tahun melanda sejumlah wilayah, khususnya kawasan rawan kekeringan.
Sebagai perusahaan daerah yang bergerak di bidang pelayanan air minum, PAM Tirta Kamuning selama ini rutin menyalurkan bantuan air bersih menggunakan mobil tangki ke desa-desa yang mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih saat musim kemarau tiba.
Staf Humas PAM Tirta Kamuning Kabupaten Kuningan, Gery Aditya Pratama, menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama perusahaan, termasuk membantu warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat menurunnya ketersediaan sumber air.
“Kami harus siap melayani masyarakat, khususnya yang mengalami kesulitan air bersih. Termasuk apabila ada permintaan bantuan air bersih dari desa-desa terdampak kekeringan, kami siap mengirimkan bantuan ke lokasi,” ujar Gery kepada awak media, Senin (13/7/2026).
Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan PAM Tirta Kamuning kepada Pemerintah Daerah dalam penanganan dampak musim kemarau, terutama bagi masyarakat yang berada di luar wilayah pelayanan jaringan perpipaan.
PAM Tirta Kamuning mencatat sedikitnya 21 desa yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih, terutama pada musim kemarau, yaitu:
- Desa Mekarsari (Kecamatan Maleber);
- Desa Simpayjaya (Kecamatan Karangkancana);
- Desa Cihanjaro (Kecamatan Karangkancana);
- Desa Sukasari (Kecamatan Karangkancana);
- Desa Tanjungkerta (Kecamatan Karangkancana);
- Desa Segong (Kecamatan Karangkancana);
- Desa Cimulya (Kecamatan Cimahi);
- Desa Cileuya (Kecamatan Cimahi);
- Desa Cibeureum (Kecamatan Cibeureum);
- Desa Sukadana (Kecamatan Cibeureum);
- Desa Kawungsari (Kecamatan Cibeureum);
- Desa Cimara (Kecamatan Cibeureum);
- Desa Cibingbin (Kecamatan Cibingbin);
- Desa Cipedes (Kecamatan Ciniru);
- Desa Ciwaru (Kecamatan Ciwaru);
- Desa Karangbaru (Kecamatan Ciwaru);
- Desa Garajati (Kecamatan Ciwaru);
- Desa Kadatuan (Kecamatan Garawangi);
- Desa Gewok (Kecamatan Maleber);
- Desa Bunigeulis (Kecamatan Cigandamekar);
- Desa Jambugeulis (Kecamatan Cigandamekar).
“Kami hadir untuk membantu pemerintah daerah. Ketika masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, tentu kami memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut membantu memenuhi kebutuhan dasar tersebut,” tambahnya.
Gery menjelaskan, penyaluran bantuan air bersih dilakukan berdasarkan permohonan resmi yang diajukan pemerintah desa maupun pihak terkait lainnya. Setiap permintaan akan ditindaklanjuti dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan serta ketersediaan armada yang dimiliki perusahaan.
“Kami menyesuaikan dengan kebutuhan dan permintaan dari desa. Jika ada permohonan bantuan, akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur. Selama ini wilayah yang paling sering terdampak berada di kawasan Kuningan Timur. Namun kami berharap tahun ini dampak kekeringan tidak separah tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.
Di sisi lain, PAM Tirta Kamuning juga mengingatkan bahwa musim kemarau berpotensi menyebabkan penurunan debit air baku yang menjadi sumber pasokan bagi pelanggan. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kontinuitas distribusi air, meskipun perusahaan memastikan pelayanan tetap berjalan secara maksimal.
“Pada musim kemarau debit air memang cenderung menurun sehingga pelayanan dapat mengalami penyesuaian. Air tetap tersedia, namun kontinuitas distribusi mungkin tidak seperti kondisi normal. Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh pelanggan,” tutup Gery.
PAM Tirta Kamuning turut mengimbau masyarakat yang mengalami krisis air bersih agar segera mengajukan permohonan bantuan suplai air bersih menggunakan mobil tangki. Permohonan dapat diajukan melalui surat resmi dari pemerintah desa atau melalui layanan Call Center Darurat 24 jam di nomor (0232) 871 190 maupun WhatsApp Center di nomor 0852-9585-0666.
Masyarakat juga diharapkan dapat menggunakan air secara bijak selama musim kemarau berlangsung serta terus memantau informasi pelayanan melalui media sosial dan kanal resmi milik PAM Tirta Kamuning Kabupaten Kuningan.***















