Belajar Sambil Bermain, KKN UM Kuningan Bikin Anak Selajambe Jago Baca-Hitung
KUNINGANSATU.COM – Upaya meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi anak-anak di Desa Selajambe, Kabupaten Kuningan, dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Kuningan melalui kegiatan bimbingan belajar yang dikemas secara menyenangkan.
Kegiatan yang digelar pada Sabtu (8/8/2026) tersebut menjadi ruang belajar bagi anak-anak untuk mengasah kemampuan membaca sekaligus berhitung. Menariknya, mahasiswa KKN dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Pendidikan Matematika (PMTK) menggabungkan dua program, yakni PELITA (Pembelajaran dan Literasi Anak) dan Fun Finger Math.
Kolaborasi tersebut dirancang agar proses belajar tidak berlangsung secara monoton. Anak-anak diajak mengikuti pembelajaran dengan suasana santai, bermain, menjawab pertanyaan, hingga mempraktikkan langsung materi yang diberikan.
Dalam kegiatan itu, mahasiswa PGSD berfokus pada pendampingan pembelajaran umum dan penguatan kemampuan literasi, khususnya membaca dan memahami materi. Sementara mahasiswa PMTK memberikan materi numerasi melalui metode Fun Finger Math, yakni teknik berhitung menggunakan jari yang dibuat lebih sederhana dan mudah dipraktikkan anak-anak.
Metode tersebut mendapat respons positif dari peserta. Sejumlah anak terlihat aktif mengikuti arahan mahasiswa dan mencoba sendiri teknik berhitung yang diperkenalkan. Suasana belajar pun berlangsung lebih cair karena materi disampaikan melalui pendekatan yang dekat dengan dunia anak.
Perwakilan mahasiswa KKN, Ayu Ningsih, mengatakan kolaborasi kedua program tersebut merupakan bagian dari upaya mahasiswa menghadirkan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan anak-anak di desa.
“Melalui kolaborasi PELITA dan Fun Finger Math, kami ingin anak-anak belajar dengan cara yang menyenangkan. Tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca dan memahami materi, tetapi juga melatih kemampuan berhitung mereka secara praktis,” ujar Ayu.
Menurutnya, pembelajaran yang dikemas secara interaktif diharapkan dapat membuat anak-anak lebih mudah menerima materi. Selain mendapatkan pengetahuan, mereka juga memiliki kesempatan untuk berani bertanya, menjawab, dan mencoba secara langsung.
Antusiasme peserta menjadi salah satu hal yang terlihat selama kegiatan berlangsung. Anak-anak tidak hanya duduk mendengarkan penjelasan, tetapi ikut terlibat dalam berbagai aktivitas yang diberikan mahasiswa.
Kolaborasi mahasiswa PGSD dan PMTK ini sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan KKN tidak sebatas menjalankan program kerja, tetapi dapat menjadi sarana untuk menghadirkan alternatif pembelajaran bagi masyarakat.
Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Kuningan berharap program PELITA dan Fun Finger Math dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi anak-anak Desa Selajambe. Kehadiran kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kebiasaan belajar sekaligus memperkuat kemampuan dasar literasi dan numerasi sejak usia sekolah.















