Kepala Sekolah Diminta Tak Tertinggal di Era Digital Saat Pengukuhan DPC AKSI Kuningan
KUNINGANSATU.COM,- Pengukuhan Dewan Pengurus Cabang Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (DPC AKSI) Kabupaten Kuningan Masa Bakti 2026–2030 menjadi momentum penting penguatan sinergi dunia pendidikan di Kabupaten Kuningan. Kegiatan yang berlangsung di Teras Pendopo Kabupaten Kuningan, Rabu (20/5/2026), dihadiri langsung Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar bersama jajaran pendidikan dan para kepala sekolah lintas jenjang.
Dalam arahannya, Bupati Dian menekankan bahwa organisasi kepala sekolah harus mampu menjadi ruang kolaborasi yang mempererat hubungan antar satuan pendidikan, baik di bawah pemerintah daerah, Kementerian Agama maupun pemerintah provinsi. Menurutnya, tantangan pendidikan saat ini menuntut adanya kerja sama yang kuat demi mewujudkan kualitas pendidikan yang selaras dengan visi “Kuningan Melesat”.
“AKSI harus menjadi wadah yang mampu memperkuat komunikasi dan kolaborasi antarkepala sekolah sehingga tidak ada lagi sekat antar jenjang pendidikan,” ujar Dian.
Ia juga menyoroti perubahan besar di era digital yang menuntut kepala sekolah terus berkembang mengikuti kemajuan teknologi. Kepala sekolah, kata dia, kini dituntut tidak hanya memahami administrasi pendidikan, tetapi juga mampu merespons perkembangan teknologi informasi dan dinamika media sosial.
“Perkembangan teknologi tidak bisa dihindari. Kepala sekolah harus adaptif dan terus meningkatkan kompetensi agar tidak tertinggal dari perkembangan peserta didik,” katanya.
Selain peningkatan kapasitas digital, Bupati Dian mengingatkan pentingnya penguatan pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Menurutnya, pendidikan tidak cukup hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga harus mampu membentuk generasi yang memiliki akhlak, etika, dan kepedulian sosial.
Ia pun meminta seluruh kepala sekolah memberikan perhatian serius terhadap persoalan perundungan dan kekerasan di lingkungan pelajar. Sekolah, lanjutnya, harus menjadi tempat yang aman, nyaman, sekaligus mendukung tumbuh kembang peserta didik secara sehat.
“Anak-anak harus merasa sekolah sebagai rumah kedua. Karena itu pengawasan, kepedulian, dan pendidikan karakter perlu diperkuat bersama,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan pentingnya menjaga soliditas di lingkungan sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan hingga tenaga honorer. Ia menilai keberhasilan pendidikan lahir dari kekompakan seluruh unsur sekolah.
Pengukuhan DPC AKSI Kabupaten Kuningan turut dirangkaikan dengan pembacaan Surat Keputusan DPD AKSI Jawa Barat tentang susunan kepengurusan periode 2026–2030. Dalam struktur tersebut, Bupati Dian Rachmat Yanuar dan Wakil Bupati Tuti Andriani ditetapkan sebagai Dewan Pembina.
Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan Carlan, jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuningan, Ketua DPD AKSI Jawa Barat Imam Lubis Sasono, perwakilan KCD Pendidikan Wilayah X Jawa Barat, organisasi profesi pendidikan, unsur perbankan, serta para kepala sekolah se-Kabupaten Kuningan.















