Jempol Dikasih, Konsistensi Ditekankan! MPK Apresiasi Ketua PGRI Kuningan soal LKS Digital
KUNINGANSATU.COM – Aktivis Masyarakat Peduli Kuningan (MPK), Yudi Setiadi, memberikan apresiasi tinggi kepada Ketua PGRI Kabupaten Kuningan atas sikap terbuka dan dukungannya terhadap implementasi Lembar Kerja Siswa (LKS) digital. Menurutnya, langkah tersebut menjadi sinyal positif bagi percepatan transformasi pendidikan di daerah.
Yudi menilai, keberanian Ketua PGRI dalam menyatakan dukungan terhadap digitalisasi menunjukkan adanya kesadaran kolektif bahwa sistem pendidikan harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Ia menyebut, perubahan ini merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang lebih modern dan efisien.
“Kami dari MPK mengacungkan jempol atas sikap Ketua PGRI yang mulai membuka ruang bagi transformasi digital. Ini bukan hanya soal teknologi, tetapi juga tentang keberanian untuk berubah ke arah yang lebih baik,” ujar Yudi, Rabu (8/4/2026).
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa langkah tersebut harus diikuti dengan komitmen nyata dalam implementasinya di lapangan. Digitalisasi, kata dia, tidak boleh berhenti pada tataran wacana, melainkan harus diwujudkan melalui kebijakan yang konkret, terukur, dan berpihak pada peserta didik.
Yudi juga menilai bahwa dukungan terhadap LKS digital dapat menjadi momentum untuk mengevaluasi praktik distribusi LKS fisik yang selama ini kerap menjadi sorotan publik. Dengan adanya sistem digital, diharapkan tidak ada lagi beban tambahan bagi siswa dan orang tua.
“Ini kesempatan untuk benar-benar berbenah. Kami berharap Ketua PGRI bisa menjadi motor penggerak perubahan agar praktik-praktik lama yang bermasalah tidak terulang kembali,” katanya.
Lebih lanjut, MPK mendorong agar seluruh pemangku kepentingan, termasuk Dinas Pendidikan dan pihak sekolah, dapat bersinergi dalam mendukung kebijakan tersebut. Kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia dinilai menjadi faktor penting yang harus dipersiapkan secara matang.
Yudi menegaskan bahwa apresiasi yang diberikan MPK merupakan bentuk dukungan konstruktif sekaligus harapan agar PGRI tetap konsisten dalam mengawal perubahan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap kebijakan pendidikan.
“Transformasi pendidikan harus dibangun di atas integritas dan komitmen bersama. Apa yang sudah dimulai oleh Ketua PGRI ini patut kita dukung dan kawal bersama,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Yudi berharap langkah progresif tersebut dapat menjadi titik awal perbaikan menyeluruh dalam tata kelola pendidikan di Kabupaten Kuningan, sehingga mampu menghadirkan sistem yang lebih adil, berkualitas, dan berorientasi pada masa depan.***















