Jembatan Cijemit Tergerus Arus Cipedak: Akses Ditutup, Perbaikan Darurat Dimulai!
KUNINGANSATU.COM,- Arus Sungai Cipedak yang meningkat drastis menggerus pilar penopang Jembatan Cijemit di Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan. Akibat kerusakan yang dinilai cukup serius ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kuningan menutup akses kendaraan roda empat demi keselamatan pengguna jalan.
Kepala Dinas PUTR Kuningan, Ir. Putu Bagiasna, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi dan menyiapkan langkah penanganan cepat.
“Kerusakan jembatan ini cukup serius dan berpotensi membahayakan pengguna. Kami segera melakukan perbaikan darurat,” ujarnya, Senin (24/11).
Penanganan awal dilakukan melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) bersama BPBD Kuningan. Tahap pertama akan difokuskan pada perbaikan abutment dan sayap jembatan bagian selatan. Namun perbaikan pada bagian bawah jembatan yang tergerus belum dapat dikerjakan karena tingginya curah hujan serta kondisi sungai yang masih labil.
Tak berhenti pada penanganan darurat, PUTR juga menyiapkan skema perbaikan permanen. Pada 2026 nanti, jembatan direncanakan dibangun ulang dengan desain bentang penuh sepanjang 20 meter tanpa pilar tengah, yang selama ini menjadi titik rawan ketika debit air meningkat.
“Desain baru akan menghilangkan pilar tengah agar jembatan lebih aman ke depan,” jelas Putu.
Sebagai langkah antisipasi, pemerintah melarang kendaraan roda empat melintas hingga kondisi dianggap aman. Sementara itu, kendaraan roda dua masih diperbolehkan melintas, dengan catatan hanya saat cuaca tidak hujan.
“Ini upaya pencegahan demi keselamatan masyarakat,” tambahnya.
Di sisi lain, PUTR kini mempercepat pembangunan jalur alternatif menuju Dusun Sukasari melalui poros desa sepanjang 1,4 kilometer. Pengerasan struktur tanah tengah dilakukan, termasuk pemasangan pondasi telpord sepanjang 250 meter. Usulan lanjutan untuk penanganan Jembatan Cijemit juga sudah disiapkan dalam rencana anggaran 2026.
“Jembatan ini sudah berusia puluhan tahun. Kami berkomitmen menjaga mobilitas warga tetap lancar dan aman,” tutup Putu.
















