Jembatan Cijemit Ditutup Total, PUTR Kuningan Kebut Jalur Alternatif dan Pengaspalan
KUNINGANSATU.COM,- Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Kuningan menegaskan bahwa penutupan total Jembatan Cijemit di Kecamatan Ciniru dilakukan demi keselamatan masyarakat. Keputusan tersebut diambil menyusul kerusakan serius pada struktur jembatan akibat intensitas hujan yang sangat tinggi.
Kepala Dinas PUTR Kabupaten Kuningan, Ir. I Putu Bagiasna, M.T, menyampaikan bahwa hujan ekstrem terjadi pada Rabu lalu dengan dampak signifikan terhadap aliran Sungai Cipeudak yang berada tepat di bawah jembatan.
“Intensitas hujan memang sangat besar, khususnya di wilayah Sungai Cipeudak. Kondisi itu menyebabkan pilar jembatan arah Desa Cijemit mengalami kerusakan dan terjadi penurunan badan jembatan,” ujar Putu, Jumat (19/12/2025).
Menurutnya, kondisi tersebut sangat berisiko jika jembatan tetap dilalui kendaraan. Oleh karena itu, PUTR Kuningan secara tegas merekomendasikan penutupan total arus lalu lintas di atas jembatan tersebut.
“Dengan kondisi struktur seperti ini, kami menyarankan arus lalu lintas ditutup total demi keselamatan pengguna jalan,” tegasnya.

Sebagai langkah darurat untuk menjaga mobilitas warga, PUTR Kuningan bersama Pemerintah Desa Cijemit telah menyiapkan jalur alternatif melalui Dusun Sukasari. Jalur tersebut memiliki panjang sekitar 1,3 kilometer dengan lebar tiga meter.
“Per hari kemarin kami sudah membuka jalur alternatif melalui Dusun Sukasari, Desa Cijemit, sepanjang 1,3 kilometer dengan lebar tiga meter,” jelas Putu.
Ia menambahkan, untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan, jalur alternatif tersebut direncanakan mulai dilakukan pengaspalan pada hari ini.
“Hari ini rencananya akan dilakukan pengaspalan agar jalur alternatif ini bisa segera dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat,” katanya.
PUTR Kuningan mengimbau masyarakat agar mematuhi penutupan total Jembatan Cijemit dan menggunakan jalur alternatif yang telah disediakan hingga kondisi jembatan dinyatakan aman dan penanganan lanjutan dapat dilakukan.***
















