IMM Kuningan Soroti Rebana: Ekonomi Tumbuh, Kesejahteraan Harus Merata
KUNINGANSATU.COM,- Kepala Bidang Hikmah Politik dan Kebijakan Publik (HPKP) PC Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Kuningan, Bisyar Abdul Aziz, menyampaikan apresiasi sekaligus kritik konstruktif terhadap perkembangan pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di kawasan Rebana sepanjang tahun 2025.
Kawasan Rebana yang meliputi Kabupaten Subang, Indramayu, Majalengka, Sumedang, Cirebon, Kuningan, serta Kota Cirebon saat ini diproyeksikan sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat. Berbagai proyek strategis nasional seperti pengembangan kawasan industri, Pelabuhan Patimban, Bandara Internasional Jawa Barat (Kertajati), serta pembangunan infrastruktur konektivitas telah menjadi pendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Kabid Hikmah PC IMM Kabupaten Kuningan memberikan apresiasi kepada pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten/kota di kawasan Rebana yang telah mendorong peningkatan investasi dan penguatan sektor ekonomi daerah. Upaya tersebut dinilai telah membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi regional dan peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.
Secara khusus, PC IMM Kabupaten Kuningan juga memberikan apresiasi terhadap Pemerintah Kabupaten Kuningan yang dinilai terus berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor pariwisata, pertanian, serta pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal. Berbagai program pengembangan destinasi wisata alam, pemberdayaan UMKM, serta penguatan sektor pertanian dinilai menjadi langkah strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah yang tidak berbasis industri besar seperti beberapa wilayah lain di Rebana.
“Kami melihat Kabupaten Kuningan memiliki pendekatan pembangunan ekonomi yang cukup adaptif dengan memaksimalkan potensi daerah, terutama di sektor pariwisata dan pertanian. Ini patut diapresiasi karena mampu menjaga pergerakan ekonomi masyarakat,” ujar Kabid Hikmah.
Namun demikian, Kabid Hikmah PC IMM Kabupaten Kuningan juga menilai bahwa keberhasilan pertumbuhan ekonomi di kawasan Rebana masih menyisakan sejumlah persoalan yang perlu menjadi perhatian bersama. Salah satunya adalah masih tingginya tingkat kemiskinan di beberapa daerah di kawasan Rebana yang menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya bersifat inklusif.
“Kami melihat adanya paradoks pembangunan. Di satu sisi kawasan Rebana digadang-gadang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, tetapi di sisi lain tingkat kesejahteraan masyarakat di beberapa daerah belum meningkat secara signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya dirasakan secara merata,” lanjutnya.
Oleh karena itu, Kabid Hikmah PC IMM Kabupaten Kuningan menyampaikan beberapa catatan kritis yang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah di kawasan Rebana:
1. Pemerataan manfaat investasi
Investasi yang masuk harus mampu memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat lokal, khususnya dalam penyerapan tenaga kerja dan penguatan sektor UMKM.
2. Penguatan kualitas sumber daya manusia
Pemerintah daerah perlu meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan vokasi agar masyarakat lokal mampu bersaing dan menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi baru.
3. Pengurangan kesenjangan antarwilayah
Daerah yang belum menjadi pusat industri besar, seperti Kabupaten Kuningan, perlu mendapatkan perhatian dalam bentuk dukungan pembangunan berbasis potensi lokal agar tidak tertinggal dalam dinamika pertumbuhan kawasan Rebana.
4. Pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan
Pengembangan kawasan industri dan infrastruktur harus tetap memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan serta keseimbangan ekologi daerah.
PC IMM Kabupaten Kuningan berharap pengembangan kawasan Rebana tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga mampu menghadirkan pembangunan yang berkeadilan, inklusif, dan berkelanjutan.
“Pertumbuhan ekonomi harus menjadi sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah perlu memastikan bahwa pembangunan di kawasan Rebana benar-benar menghadirkan manfaat nyata bagi rakyat,” tutup Kabid Hikmah.
















