Bukan Jadi Politisi! HRA Dorong Mahasiswa Kuningan Jadi Pengusaha

KUNINGANSATU.COM,- Mahasiswa di Kabupaten Kuningan didorong untuk mulai melihat kewirausahaan sebagai salah satu jalan strategis dalam membangun masa depan. Ajakan itu disampaikan Anggota DPR RI Komisi XII, H. Rokhmat Ardiyan (HRA), yang meminta generasi muda tidak terpaku pada cita-cita menjadi politisi.

Pesan tersebut disampaikan HRA ketika menghadiri kegiatan Sosialisasi Pengawasan Pemanfaatan Tenaga Nuklir di Arunika Eatery, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Selasa (25/8/2026).

Di hadapan para mahasiswa, HRA mengatakan generasi muda memiliki posisi penting dalam menentukan arah perkembangan daerah maupun bangsa. Mahasiswa, menurutnya, bukan hanya kelompok akademis, tetapi juga memiliki peran sebagai pengawal idealisme, kontrol sosial, dan agen perubahan.

“Mahasiswa punya peran yang strategis, karena bangsa ditentukan oleh aktivis, idealisme, kontrol sosial, dan agen perubahan,” ujar HRA.

Namun, HRA menilai peran tersebut perlu diimbangi dengan kemampuan membangun kemandirian ekonomi. Ia mendorong mahasiswa mulai berani mengenal dunia usaha, sehingga setelah lulus tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan.

Menurut HRA, masih terbatasnya jumlah pengusaha di Kabupaten Kuningan menjadi peluang yang bisa dimanfaatkan oleh generasi muda. Ia menyebut persentase pengusaha di daerah tersebut masih berada di bawah tiga persen.

“Kuningan kekurangan pengusaha, cuma di bawah 3 persen. Harus jadi pengusaha, bukan menjadi politisi,” tegasnya.

HRA berpandangan, semakin banyak anak muda yang terjun ke dunia usaha, semakin besar pula peluang terciptanya lapangan pekerjaan baru. Dengan demikian, kewirausahaan tidak hanya memberikan keuntungan bagi pelaku usaha, tetapi juga dapat memberikan dampak terhadap masyarakat sekitar.

Ia pun menyarankan mahasiswa membangun kapasitas dan kekuatan ekonomi terlebih dahulu. Setelah memiliki pengalaman serta keberhasilan dalam dunia usaha, pilihan untuk berkiprah di bidang lain, termasuk politik, menurutnya akan menjadi lebih kuat.

“Ini adalah kesempatan kalian menjadi orang sukses berawal dari pengusaha. Kalau sudah jadi pengusaha besar baru bisa menjadi politisi,” katanya.

HRA berharap mahasiswa Kuningan tidak takut memulai usaha meski dari skala kecil. Menurutnya, keberanian mencoba, kemampuan membaca peluang, serta konsistensi dalam mengembangkan usaha menjadi modal penting bagi generasi muda.

Dorongan tersebut juga berkaitan dengan persoalan lapangan pekerjaan yang masih menjadi tantangan di daerah. HRA menilai generasi muda seharusnya tidak hanya diposisikan sebagai pencari kerja, tetapi juga didorong menjadi pencipta lapangan pekerjaan.

“Persoalan keterbatasan lapangan pekerjaan di daerah dapat ikut teratasi dan perekonomian Kuningan semakin berkembang,” kata HRA.

Melalui pesan tersebut, HRA ingin mahasiswa memiliki pilihan yang lebih luas dalam menentukan masa depan. Selain melalui aktivisme dan politik, kontribusi terhadap Kuningan juga dapat diwujudkan dengan membangun usaha, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat perekonomian daerah.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup