Menuju 2029, Susanto Mulai Rajut Kekuatan PKB dari Desa ke Desa
KUNINGANSATU.COM – Langkah politik menuju Pemilu 2029 mulai dipanaskan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Daerah Pemilihan (Dapil) Kuningan 5. Anggota DPRD Kabupaten Kuningan dari Fraksi PKB, Susanto, bergerak cepat membangun dan memperkuat struktur partai hingga tingkat desa.
Dapil Kuningan 5 sendiri meliputi Kecamatan Kadugede, Nusaherang, Darma, Selajambe, Subang dan Cilebak. Penguatan struktur dilakukan dengan membentuk ranting PKB di setiap desa sebagai bagian dari konsolidasi politik menghadapi kontestasi 2029.
Dari enam kecamatan tersebut, proses pembentukan ranting sejauh ini telah rampung di dua wilayah, yakni Kecamatan Kadugede dan Nusaherang.
Langkah tersebut menjadi sinyal bahwa PKB mulai menyiapkan mesin politiknya jauh sebelum Pemilu 2029. Konsolidasi tidak hanya dilakukan di tingkat kecamatan, tetapi diarahkan hingga ke desa-desa agar struktur partai benar-benar hidup dan dekat dengan masyarakat.
Bagi Susanto, ranting merupakan ujung tombak partai. Karena itu, pembentukan struktur di tingkat desa tidak cukup hanya sebatas memenuhi kebutuhan organisasi, tetapi harus diikuti dengan aktivitas dan komunikasi yang berkelanjutan dengan masyarakat.
“Ini bagian dari ikhtiar kita untuk memperkuat PKB dari bawah. Kita ingin setiap desa memiliki struktur yang aktif, bukan sekadar ada namanya, tetapi benar-benar bergerak bersama masyarakat,” ujar Susanto, Selasa (25/8/2026).
Setelah Kadugede dan Nusaherang, konsolidasi akan dilanjutkan ke Kecamatan Darma, Selajambe, Subang dan Cilebak. Proses tersebut dilakukan secara bertahap dengan melibatkan kader, tokoh masyarakat serta simpatisan PKB di masing-masing wilayah.
Pergerakan struktur hingga tingkat desa ini juga menjadi bagian dari strategi PKB untuk membangun fondasi politik jangka panjang. Dengan struktur yang semakin rapih, komunikasi politik diharapkan dapat berjalan lebih efektif sekaligus memperkuat basis dukungan partai di Dapil Kuningan 5.
Susanto menegaskan, persiapan menuju 2029 tidak boleh dilakukan secara mendadak. Menurutnya, kemenangan dalam kontestasi politik membutuhkan kerja panjang, konsolidasi dan kedekatan dengan masyarakat.
“Kita tidak ingin bekerja secara instan menjelang pemilu. Dari sekarang kita bangun kekuatan, kita rawat komunikasi dengan masyarakat dan kita siapkan kader-kader terbaik di setiap desa. Target akhirnya tentu bagaimana PKB bisa meraih kemenangan pada 2029,” tegas Susanto.***















