Heboh BLT Rp12 Juta Lewat Inbox, Pemkab Kuningan: Itu Hoaks!
KUNINGANSATU.COM,- Pemerintah Kabupaten Kuningan menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial mengenai pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp12.000.000 melalui pendaftaran pesan inbox pribadi merupakan informasi tidak benar atau hoaks.
Penegasan tersebut disampaikan Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Kabupaten Kuningan, Nana Suhendra, berdasarkan klarifikasi dari Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Kuningan, Ence Hidayat.
“Dinas Sosial memastikan tidak pernah ada mekanisme penyaluran bantuan sosial dengan cara mendaftar melalui pesan pribadi atau inbox media sosial. Informasi itu jelas hoaks,” kata Nana Suhendra, Jumat (9/1/2026).
Menurutnya, pengusulan penerima bantuan sosial hanya dilakukan melalui jalur resmi, yakni melalui pemerintah desa atau kelurahan yang kemudian diverifikasi dan disahkan oleh pemerintah kabupaten. Selain itu, masyarakat juga dapat melakukan pendaftaran mandiri melalui aplikasi Cek Bansos, dengan catatan data harus sesuai dengan DTKS/DTKS-EN (DT-SEN) serta mempertimbangkan desil kesejahteraan.
Dijelaskan Nana, kriteria penerima bansos ditentukan berdasarkan desil kesejahteraan masyarakat. Warga yang masuk dalam desil 6 hingga desil 10 dinyatakan tidak layak menerima bantuan sosial.
Sementara terkait waktu pencairan, Pemkab Kuningan saat ini menerapkan sistem penyaluran bantuan sosial per tiga bulan. Untuk periode Januari hingga Maret, pencairan bantuan dijadwalkan berlangsung pada bulan Maret.
Sehubungan dengan maraknya informasi menyesatkan, Pemkab Kuningan mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap tawaran bantuan yang disebarkan melalui pesan pribadi atau akun media sosial yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat juga diminta aktif memverifikasi informasi melalui pemerintah desa, Dinas Sosial, atau kanal resmi Pemkab Kuningan, serta melaporkan akun atau konten yang terindikasi penipuan.
“Peran masyarakat sangat penting untuk bersama-sama melawan hoaks agar tidak menimbulkan keresahan,” pungkasnya.
















