Harlah ke-36 IPHI Kuningan, Ini Pesan Bupati Dian
KUNINGANSATU.COM,- Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Halalbihalal yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-36 Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) tingkat Kabupaten Kuningan, Sabtu (18/4/2026). Momentum ini dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menegaskan peran sosial para jamaah haji di tengah masyarakat.
Bertempat di Gedung IPHI Kabupaten Kuningan, acara mengusung tema “Menjalin Silaturahmi Menggapai Ridho Ilahi, Terwujudnya Haji Mabrur Sepanjang Hayat”. Kegiatan dihadiri oleh pengurus IPHI, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah daerah.
Mewakili Ketua IPHI Kabupaten Kuningan, Wakil Ketua H. Pipin M Arifin menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah dan membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah.
Ia juga menyampaikan bahwa Ketua IPHI saat ini tengah mengalami musibah kecelakaan. Pihaknya meminta doa agar segera pulih dan dapat kembali menjalankan tugasnya.
“IPHI harus hadir lebih dari sekadar simbol ibadah. Kita punya tanggung jawab moral untuk berkontribusi nyata dalam kegiatan sosial dan keagamaan di masyarakat,” ujarnya.
Menurut Pipin, IPHI berkomitmen mendukung program pembangunan daerah serta berperan aktif dalam mewujudkan Kabupaten Kuningan yang agamis dan sejahtera.
Sementara itu, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menekankan bahwa kemabruran haji tidak cukup dilihat dari ritual ibadah semata, tetapi dari dampak positif yang dirasakan masyarakat.
“Haji mabrur itu tercermin dari perilaku sehari-hari. Sejauh mana kita bisa memberi manfaat, menghadirkan ketenangan, dan menjadi solusi bagi lingkungan sekitar,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi nilai-nilai ibadah setelah kembali dari Tanah Suci. Menurutnya, tantangan terbesar justru terletak pada bagaimana mempertahankan kualitas keimanan dalam kehidupan sehari-hari.
Bupati Dian turut mengajak anggota IPHI untuk meningkatkan kepedulian sosial melalui aksi nyata yang berkelanjutan. Ia mencontohkan sosok seorang ustaz di Kuningan yang rutin membantu ratusan warga setiap bulan sebagai bentuk kepedulian yang konsisten.
“Jika semakin banyak yang memiliki kepedulian seperti itu, persoalan sosial seperti kemiskinan bisa ditekan secara signifikan,” katanya.
Ia juga mendorong masyarakat untuk menyisihkan sebagian rezeki secara rutin, meskipun dalam jumlah kecil, selama dilakukan secara konsisten.
Di akhir sambutannya, Bupati mengingatkan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan anugerah besar di tengah panjangnya antrean keberangkatan. Karena itu, para jamaah diharapkan menjadikan pengalaman tersebut sebagai titik awal perubahan menuju pribadi yang lebih baik.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, sebagai harapan agar kebersamaan yang terjalin mampu membawa keberkahan serta mendorong kemajuan sosial dan spiritual di Kabupaten Kuningan.
















