Go Nasional, Wahyu Hidayah Tembus 6 Besar PNS Berprestasi

KUNINGANSATU.COM,- Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Kuningan. Dr. Wahyu Hidayah, M.Si., Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian sekaligus Pj Sekda Kuningan, sukses mengantarkan namanya menembus enam besar PNS Berprestasi Jawa Barat 2025.

Melalui inovasi bertajuk “Strategi Regenerasi Petani dalam Menjawab Tantangan Ketahanan Pangan di Era Modern”, Wahyu menjadi sorotan tim juri saat visitasi lapangan di Desa Cihirup, Kecamatan Ciawigebang, Jumat (3/10/2025).

Tim penilai berasal dari berbagai kampus ternama, seperti UIN SGD, UPI, ITB, dan Unpad, didampingi jajaran BKD Jawa Barat.

“Pak Kadis Wahyu masuk kategori inovatif. Saat ini sudah disaring menjadi enam besar dari total 264 peserta. Berikutnya akan ada tahap adu gagasan sebelum dipilih tiga terbaik,” ungkap Nenden Tatin Maryati, Kabid Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan BKD Jabar.

Nenden menegaskan, visitasi bukan sekadar presentasi.

“Kami juga menggali testimoni dari atasan, bawahan, akademisi, pelaku usaha, komunitas, hingga media. Jadi, yang diuji bukan hanya gagasan, tapi juga jejaring dan dampak inovasinya,” ujarnya.

Tak ketinggalan, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. turut memberi testimoni langsung. Ia menyebut Wahyu sebagai ASN visioner yang selalu membawa terobosan nyata.

“Beliau tipikal birokrat yang tak pernah diam. Di tengah keterbatasan APBD, justru mampu membuka akses ke kementerian dan membawa banyak program strategis,” ujar Bupati.

Bupati menilai, keberhasilan Wahyu menarik minat generasi muda bertani menjadi bukti inovasinya berjalan.

“Kini ada lebih dari 60 kelompok petani milenial dengan 685 anggota aktif. Ini transformasi nyata pertanian Kuningan menuju era modern,” tambahnya.

Dari sisi hasil, inovasi Wahyu tak sebatas konsep. Programnya mencakup sekolah lapang petani muda, distribusi 80 unit alsintan, pemberdayaan KWT, hingga Pasar Tani Milenial dan Masagi Mart. Dampaknya, produktivitas dan pendapatan petani naik hingga 20 persen.

“Ini bukan lomba semata, tapi gerakan regenerasi petani. Saya ingin model ini bisa direplikasi lebih luas, bahkan di tingkat nasional,” tegas Wahyu.

Kini, langkah Wahyu tinggal menunggu hasil akhir visitasi. Jika lolos, ia akan mewakili Jawa Barat di ajang Anugerah ASN Nasional 2025.***

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup