Curug Bungawari Kuningan Punya Potensi Besar, Mahasiswa KKN Bikin Peta Wisata
KUNINGANSATU.COM,- Potensi wisata alam di Desa Sagaranten, Kabupaten Kuningan, mulai mendapat sentuhan promosi kreatif dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Sunan Kalijaga. Melalui KKN Kelompok 1, mahasiswa membuat dan menyerahkan mading (majalah dinding) berisi peta informasi Curug Bungawari kepada masyarakat desa, Kamis (6/8/2026).
Mading tersebut dirancang sebagai media informasi visual untuk mengenalkan sejumlah potensi air terjun atau curug yang berada di wilayah Desa Sagaranten. Selain memuat informasi mengenai lokasi curug, mading juga mengangkat konsep Sapta Pesona sebagai bagian dari upaya mendorong pengembangan pariwisata desa.
Penyerahan mading menjadi salah satu program kerja mahasiswa KKN Kelompok 1 selama menjalankan pengabdian di Desa Sagaranten. Program tersebut dibuat dengan melihat potensi wisata alam yang dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan dan diperkenalkan secara lebih luas.
Dengan adanya peta informasi tersebut, warga maupun wisatawan diharapkan dapat memperoleh gambaran mengenai lokasi serta potensi wisata curug yang ada di Desa Sagaranten. Media sederhana itu juga diharapkan mampu menjadi bagian dari promosi wisata yang lebih terarah.
Suasana penyerahan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Mahasiswa KKN bersama unsur masyarakat desa mengikuti kegiatan tersebut dalam suasana kebersamaan setelah sebelumnya menjalankan berbagai program selama masa pengabdian.
Perwakilan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sekaligus Karang Taruna Bungawari, Agil, menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN Kelompok 1 atas program yang telah diberikan kepada desa.
Atas nama Pokdarwis Bungawari, Agil mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN yang telah ikut berkontribusi dalam mendukung kegiatan dan pengembangan potensi desa.
“Mudah-mudahan ke depannya bisa lebih bermanfaat lagi dan lebih maju lagi,” ujar Agil dalam sambutannya.
Menurutnya, berbagai program yang telah dijalankan mahasiswa selama berada di Desa Sagaranten diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi bagian dari upaya mendorong kemajuan desa.
Selain penyerahan mading, suasana kebersamaan semakin terasa ketika di penghujung kegiatan mahasiswa dan warga turut memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada salah satu anggota yang hadir.
Mading peta curug tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai hasil program KKN semata. Ke depan, keberadaannya dapat terus dimanfaatkan dan dirawat masyarakat sebagai media informasi bagi pengunjung sekaligus sarana mengenalkan potensi wisata alam Desa Sagaranten.
Kolaborasi antara mahasiswa, Karang Taruna dan Pokdarwis juga diharapkan dapat terus terjalin. Dengan pengelolaan dan promosi yang berkelanjutan, potensi curug di Desa Sagaranten diharapkan semakin dikenal dan mampu memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Program tersebut menjadi salah satu bentuk sederhana sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam menggali serta memperkenalkan potensi lokal melalui kegiatan yang langsung menyentuh kebutuhan desa.














