Combine Harvester hingga Traktor Diserahkan ke Petani Kuningan

KUNINGANSATU.COM,- Pemerintah Kabupaten Kuningan menerima bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia sebagai upaya percepatan swasembada pangan daerah. Penyerahan bantuan tersebut dirangkaikan dengan apel pagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kuningan, Senin (29/12/2025).
Bantuan alsintan diserahkan secara simbolis kepada kelompok tani dan difasilitasi melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan. Total bantuan yang diterima Kabupaten Kuningan sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai 337 unit dengan nilai keseluruhan sekitar Rp10 miliar.
Kepala Diskatan Kabupaten Kuningan, Wahyu Hidayah, mengatakan bantuan tersebut menjadi anugerah besar di tengah keterbatasan anggaran daerah, sekaligus bukti perhatian pemerintah pusat terhadap sektor pertanian di Kuningan.
“Alhamdulillah, di akhir tahun ini Kuningan kembali mendapatkan bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian. Totalnya sejak Januari hingga Desember mencapai 337 unit, jika dinilai kurang lebih sebesar 10 miliar rupiah,” ujar Wahyu usai apel pagi.
Ia merinci, bantuan alsintan yang diserahkan pada hari ini meliputi 1 unit combine harvester, 5 unit traktor roda empat, 1 unit crawler tractor, 10 unit traktor roda dua, 20 unit pompa air, serta 100 unit hand sprayer. Seluruh bantuan tersebut dikirim langsung dari Kementerian Pertanian ke Kabupaten Kuningan dalam bentuk barang.
Menurut Wahyu, alsintan tersebut diharapkan mampu mempercepat proses olah tanam dan panen, meningkatkan indeks pertanaman, serta mendorong peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Kuningan.
“Tujuan utamanya adalah percepatan olah lahan, percepatan panen, dan peningkatan produksi. Ini bagian dari ikhtiar bersama menuju swasembada pangan,” katanya.
Wahyu juga menegaskan bahwa bantuan alsintan bersifat inklusif dan tidak boleh dimonopoli oleh satu kelompok tani saja. Ia mengimbau agar kelompok penerima memanfaatkan bantuan secara transparan dan berkeadilan.
“Walaupun penerimanya kelompok tani, bantuan ini bukan bersifat eksklusif. Jika ada kelompok lain di desa yang membutuhkan, silakan dimanfaatkan bersama. Gunakan secara bijak dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Ia berharap keberadaan alsintan tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani, sehingga produktivitas pertanian meningkat dan kesejahteraan petani di Kabupaten Kuningan semakin baik.
“Pertanian harus dikerjakan dengan sepenuh hati. Dengan dukungan alsintan ini, kami optimistis pertanian Kuningan bisa terus melesat,” pungkas Wahyu.



















