ORADO Kuningan Resmi Berdiri, Kejurcab Domino Buka Jalan Atlet Menuju Nasional

KUNINGANSATU.COM,- Organisasi Resmi Atlet Domino Indonesia (ORADO) Kabupaten Kuningan resmi mendeklarasikan kepengurusan masa bakti 2026–2030 sekaligus menggelar Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Domino, Sabtu (18/4/2026), di D’Jons Pool Family Billiard n Café, Jalan Eyang Kyai Hasan Maulani, Lingkar Timur Kuningan.

Kegiatan yang digagas ORADO Kuningan ini menjadi momentum penting untuk mengangkat permainan domino dari sekadar hobi menjadi cabang olahraga prestasi yang terstruktur dan kompetitif.

Ketua ORADO Kabupaten Kuningan, dr. Agah Nugraha, dalam sambutannya menegaskan bahwa domino bukan sekadar permainan biasa, melainkan olahraga yang melatih kemampuan berpikir dan mental.

“Permainan ini melatih logika, analisis, konsentrasi, hingga daya ingat. Bahkan sangat baik untuk menjaga kesehatan mental dan fungsi kognitif,” ujarnya.

Selain itu, ia menekankan nilai-nilai yang terkandung dalam permainan domino, seperti kejujuran, kesabaran, ketertiban, strategi, kekompakan, dan sportivitas. Menurutnya, aspek-aspek tersebut menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter atlet.

Dalam Kejurcab kali ini, tercatat sebanyak 16 tim kategori dewasa ambil bagian dan langsung menjalani babak pertandingan. Sementara untuk kategori junior, baru diikuti empat tim dan masih bersifat laga eksibisi.

“Ke depan kami berharap kategori junior bisa berkembang. Bahkan kami sengaja mengundang MGMP PJOK agar domino bisa masuk sebagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah,” kata Agah.

Ia juga menyampaikan optimisme bahwa ORADO Kuningan akan segera bergabung dengan KONI, sehingga membuka peluang lebih besar bagi atlet domino untuk berkiprah di level lebih tinggi, mulai dari kabupaten hingga nasional.

Sementara itu, Ketua Pengprov ORADO Jawa Barat, Ryan Dwinandra, mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan ORADO Kuningan dalam menggelar kejuaraan sekaligus melakukan pembinaan atlet.

“Ini bukan olahraga baru, tapi olahraga lama dengan kemasan baru. Dulu hanya hobi, sekarang ada wadah resmi yang bisa mengantar ke prestasi,” katanya.

Ryan menjelaskan, sistem pembinaan ORADO dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten (kejurkab), provinsi (kejurprov), hingga nasional (kejurnas). Ia menyebut, Kejurnas domino akan digelar pada akhir April dan diikuti perwakilan dari berbagai daerah.

Menurutnya, keberadaan ORADO juga menjadi langkah strategis untuk menghapus stigma negatif terhadap permainan domino yang kerap dikaitkan dengan perjudian.

“Kami ingin mengubah paradigma. Domino ini olahraga yang mengedepankan kecerdasan dan strategi, bukan hal negatif,” tegasnya.

Dengan deklarasi ini, ORADO Kuningan diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet domino yang berprestasi serta membawa nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup