Harlah ke-25 Awirarangan Meriah! Wabup Tuti Apresiasi Kekompakan Warga
KUNINGANSATU.COM,- Perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-25 Kelurahan Awirarangan tahun 2026 berlangsung semarak dan penuh makna. Momentum seperempat abad ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga ruang refleksi atas perjalanan panjang pembangunan sekaligus penguat solidaritas warga.
Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap kekompakan masyarakat Awirarangan. Ia menilai, kemajuan yang diraih hingga saat ini merupakan buah dari kolaborasi dan semangat gotong royong yang terus terjaga.
“Perjalanan 25 tahun tentu bukan hal yang singkat. Banyak dinamika yang dilalui, namun Awirarangan mampu menunjukkan perkembangan yang positif, baik dalam pembangunan fisik, pelayanan publik, maupun kehidupan sosial masyarakatnya,” ujarnya.
Menurutnya, rangkaian kegiatan yang digelar tidak hanya bersifat seremonial, melainkan juga sarat nilai kebersamaan. Salah satu yang menarik perhatian adalah pawai alegoris yang menghadirkan beragam kreativitas warga.
“Pawai ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi cerminan identitas budaya, kekompakan, dan semangat kolektif masyarakat,” tambahnya.
Perayaan Harlah ke-25 mengusung tema “Indahnya Kebersamaan Menuju Masyarakat Awirarangan Maju dan Bermartabat”. Berbagai kegiatan turut memeriahkan, mulai dari ziarah ke makam leluhur, doa bersama, tradisi Sabumi, hingga kegiatan sosial seperti donor darah dan layanan pengobatan gratis.
Lurah Awirarangan, Budiman, SE, menyampaikan bahwa capaian yang dirasakan saat ini tidak terlepas dari peran aktif seluruh elemen masyarakat. Ia menegaskan, perubahan positif yang terjadi menjadi bukti bahwa Awirarangan terus bergerak maju.
“Kami ingin menjadikan momentum ini sebagai penguat semangat untuk terus berkembang. Berbagai kegiatan yang dilaksanakan mencerminkan partisipasi aktif dan kebersamaan warga,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Ketua Pelaksana dari LPM, Andi Rahmat. Ia menekankan pentingnya menjaga nilai gotong royong yang selama ini menjadi fondasi pembangunan di lingkungan masyarakat.
“Peringatan ini juga menjadi bentuk penghargaan kepada para tokoh terdahulu yang telah meletakkan dasar pembangunan Awirarangan. Semangat mereka harus terus kita lanjutkan,” katanya.
Pawai alegoris yang menjadi salah satu agenda unggulan berhasil menyedot perhatian masyarakat dan menambah semarak suasana. Sementara itu, puncak peringatan akan ditutup dengan kegiatan khitanan massal sebagai wujud kepedulian sosial terhadap masyarakat.
Melalui peringatan ini, diharapkan nilai kebersamaan dan kekompakan tetap terjaga, sekaligus menjadi energi baru dalam mendorong Kelurahan Awirarangan menuju masa depan yang lebih maju, selaras dengan visi Kabupaten Kuningan “MELESAT” (Maju, Empowering, Lestari, Agamis, dan Tangguh).
















