Sempat Sepi Tinggal 7 ‘ekor’ , Puspa Langlangbuana Bangkit dengan Konsep Digital QRIS

KUNINGANSATU.COM,- Upaya menghidupkan kembali pusat kuliner di Kabupaten Kuningan mulai menunjukkan hasil. Pusat Promosi dan Pemasaran (Puspa) Langlangbuana resmi diluncurkan dengan konsep co-branding dan digitalisasi, Sabtu (28/3/2026), ditandai dengan penerapan sistem pembayaran non-tunai berbasis QRIS.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagperin) Kabupaten Kuningan, Toni Kusumanto, mengungkapkan bahwa kondisi Puspa Langlangbuana sebelumnya sempat memprihatinkan. Hanya tersisa tujuh yang beroperasi menjelang Ramadan dan kini 50 pedagang yang beroperasi.

“Ini menjadi tanggung jawab moral bagi kami. Awalnya direncanakan sebagai pusat kuliner, tapi kondisinya belum memuaskan. Karena itu kami dorong agar tempat ini bisa hidup kembali,” ujar Toni dalam sambutannya.

Menurutnya, revitalisasi dilakukan melalui perubahan konsep, mulai dari penataan area, penyediaan fasilitas seperti atap untuk kenyamanan pengunjung, hingga digitalisasi sistem transaksi. Kini, geliat tersebut mulai terasa. Jumlah pedagang yang aktif pun kembali meningkat, bahkan ditargetkan kembali ke angka semula.

“Alhamdulillah sekarang sudah bergerak. Dari tujuh pedagang, kini sudah kembali menuju 50 pedagang yang akan beraktivitas di sini,” katanya.

Peluncuran co-branding ini juga menghadirkan sistem layanan yang lebih tertata. Pengunjung nantinya dapat memesan melalui daftar menu terpadu yang disiapkan paguyuban, dilayani pramusaji, dan melakukan pembayaran secara digital menggunakan QRIS.

Diskopdagperin bekerja sama dengan Bank BJB dalam mendukung digitalisasi tersebut. Sejauh ini, puluhan pedagang telah memiliki rekening dan perangkat QRIS untuk memudahkan transaksi non-tunai.

“Jadi masyarakat tidak perlu membawa uang tunai. Cukup pakai QRIS, transaksi bisa langsung dilakukan. Saya sendiri sudah mencoba, dan berjalan dengan baik,” ucap Toni.

Ia juga mengapresiasi berbagai pihak yang terlibat, mulai dari jajaran internal dinas, pihak perbankan, hingga paguyuban pedagang yang dinilai bekerja keras menghidupkan kembali kawasan tersebut.

Revitalisasi ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan UMKM sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi daerah, khususnya di tengah tantangan ekonomi saat ini.

Dengan wajah baru dan konsep yang lebih modern, Puspa Langlangbuana diharapkan kembali menjadi destinasi kuliner andalan masyarakat Kuningan.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup