Reuni Akbar 50 Tahun SMA Kosgoro Kuningan, Bupati Dian: Bukan Sekadar Bertemu, Tapi Pulang ke Kenangan

KUNINGANSATU.COM,- Suasana hangat dan penuh nostalgia mewarnai gelaran Reuni Akbar 50 Tahun Alumni SMA Kosgoro Kuningan yang digelar di Gedung Sanggariang, Senin (23/3/2026). Ratusan alumni lintas angkatan berkumpul dalam momentum bertajuk “Merenda Kasih Menjalin Silaturahmi”, menjadikan acara ini bukan sekadar temu kangen, tetapi juga perjalanan emosional kembali ke masa sekolah.

Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan sambutan hangat dengan gaya khas yang santai dan penuh humor. Ia mengakui bahwa reuni selalu identik dengan keramaian dan cerita-cerita masa lalu.

“Ari reuni mah biasa rame, di mana wae, pasti aya nu ngobrol, aya nu milari mantan kabogohna,” ujarnya disambut tawa para alumni.

Dalam sambutannya, Dian juga menyampaikan apresiasi kepada panitia yang dinilai berhasil mengumpulkan sekitar 500 alumni. Menurutnya, menyatukan alumni dalam jumlah besar bukan perkara mudah.

“Reuni itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ini bukti kekompakan dan kecintaan terhadap almamater,” katanya.

Selain bernostalgia, momen ini juga dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi pasca-Idulfitri. Bupati atas nama pribadi, keluarga, dan pemerintah daerah menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh hadirin.

Ia menekankan bahwa reuni sejatinya bukan hanya pertemuan biasa, melainkan ruang untuk kembali menyatukan kenangan dan meleburkan perbedaan status maupun jabatan.

“Kalau reuni, lepaskan semua pangkat dan kesuksesan. Kita kembali menjadi diri kita yang dulu, bersatu sebagai alumni,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dian juga menyinggung kondisi SMA Kosgoro yang kini sudah tidak lagi beroperasi sebagai institusi pendidikan. Bangunannya telah dialihfungsikan menjadi SD Negeri 17 oleh pemerintah daerah beberapa tahun lalu.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa Kosgoro tidak benar-benar hilang. Nilai-nilai yang ditanamkan oleh para guru, menurutnya, tetap hidup dalam diri para alumninya.

“Sekolah boleh tidak ada, tapi kenangan dan nilai yang diajarkan akan selalu melekat dalam perjalanan hidup kita,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa alumni SMA Kosgoro telah banyak berkontribusi di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, pendidikan, hingga sektor swasta. Bahkan, dari sekitar 14 ribu ASN di Kabupaten Kuningan, ratusan di antaranya merupakan lulusan Kosgoro.

Acara reuni ini juga diisi dengan berbagai kegiatan kebersamaan, mulai dari ramah tamah, hiburan, hingga sesi berbagi cerita antar alumni. Kehangatan semakin terasa saat para peserta mengenang masa-masa sekolah yang penuh dinamika.

Menutup sambutannya, Bupati Dian berpesan agar silaturahmi yang terjalin tidak berhenti sampai di acara reuni saja, tetapi terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.

“Sekolah boleh berganti nama, bangunan boleh berubah fungsi, tapi persahabatan masa muda akan selalu menemukan jalannya untuk pulang,” pungkasnya.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup