70 Pecatur Ramaikan Turnamen Catur Rakyat Sawah Waru Kuningan

KUNINGANSATU.COM,- Gesekan bidak catur menggantikan riuh kendaraan di kawasan Sawah Waru, Kabupaten Kuningan, Selasa (17/2/26). Di bawah naungan saung sederhana yang menghadap hamparan sawah, turnamen catur rakyat digelar dengan penuh kesahajaan namun sarat gengsi lokal. Sebanyak 70 peserta dari berbagai kalangan usia ambil bagian dalam ajang ini.

Turnamen yang digagas warga setempat tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus adu strategi menjelang penyambutan bulan suci Ramadhan. Abah, tokoh yang dituakan di lingkungan itu, bertindak sebagai panitia sekaligus penggerak utama. Dengan ketelatenan khasnya, Abah memastikan jalannya pertandingan tetap sportif meski berlangsung di fasilitas seadanya.

Atmosfer pertandingan terasa cair dan akrab. Meja kayu panjang menjadi arena, kopi hitam tersaji di sela-sela laga, sementara semilir angin sawah menyapu peluh para pecatur. Asap rokok mengepul tipis, dahi berkerut memikirkan langkah, sesekali diselingi tawa ringan menciptakan potret khas catur rakyat yang hidup dan membumi.

Pertandingan dipimpin wasit Jana dan turut dihadiri master catur Arisman, yang memberi motivasi sekaligus menambah bobot kompetisi. Dari sisi dukungan, kegiatan ini disponsori Ketua Otong Paguyuban Raja Edan sebagai bagian dari rangkaian awal penyambutan Ramadhan.

Panitia menyiapkan hadiah uang pembinaan hingga peringkat ke-10, sebagai bentuk apresiasi bagi para peserta.

“Bukan semata soal menang atau kalah, tapi menjaga kebersamaan dan sportivitas,” ujar Abah di sela pertandingan.

Turnamen catur Sawah Waru menegaskan bahwa semangat kompetisi sehat tak membutuhkan gedung megah atau pendingin udara. Dari saung sederhana di tengah sawah, denyut catur rakyat Kuningan terus bergaung hangat, egaliter, dan penuh makna.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup