Truk Bermuatan Pupuk Mogok di Depan SMPN 4 Kuningan, Lalu Lintas Sempat Padat

KUNINGANSATU.COM,- Sebuah truk bermuatan pupuk dilaporkan mengalami mogok di Jalan R.E. Martadinata, tepat di depan SMPN 4 Kuningan, sejak Minggu (1/2/2026) dini hari. Kendaraan tersebut baru mendapat penanganan lanjutan pada Senin (2/2/2026) dan sempat memicu kepadatan arus lalu lintas, terutama pada jam berangkat sekolah.

Truk diketahui berasal dari Tasikmalaya dan milik PT DSC. Berdasarkan keterangan sopir truk, Suryadi (asal Galunggung, Tasikmalaya), kendaraan mengalami gangguan mesin hingga tidak dapat melanjutkan perjalanan sejak sekitar pukul 01.00 WIB, Minggu dini hari.

“Mesinna macet. Kejadianna kurang leuwih jam dua belas peuting,” ujar Suryadi saat ditemui di lokasi.

Upaya perbaikan sempat terkendala lantaran kejadian berlangsung pada akhir pekan. Pihak perusahaan baru dapat memastikan kedatangan mekanik dan onderdil pada Senin siang.

“Kamari libur Minggu, jadi teu aya di garasi. Tapi ayeuna dijangjikeun kira-kira jam hiji atanapi jam dua siang geus datang,” tambahnya.

Sementara itu, Kanit Turjawali Satlantas Polres Kuningan, Iptu Heru Firmansyah, membenarkan adanya kendaraan mogok di titik tersebut. Menurutnya, posisi truk berada di kawasan rawan kepadatan lalu lintas karena berdekatan dengan gerbang sekolah.

“Kendaraan mogok sejak malam Minggu sekitar pukul 01.00 WIB. Kami sudah berupaya menghubungi pihak perusahaan, dan hari ini dijanjikan ada penyelesaian,” kata Iptu Heru saat memberikan laporan di lokasi.

Untuk mengantisipasi kemacetan, petugas Satlantas menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem buka-tutup jalur. Langkah tersebut dilakukan guna menjaga kelancaran arus kendaraan, khususnya pada Senin pagi yang bertepatan dengan aktivitas sekolah dan masyarakat.

“Kita lakukan buka-tutup arus, alhamdulillah sampai pagi ini masih terpantau aman dan lancar,” ujarnya.

Pihak kepolisian juga menegaskan akan mengambil langkah lanjutan apabila hingga siang hari truk belum dapat dievakuasi.
“Kalau nanti belum ada pergerakan juga, kita akan panggil pihak perusahaan dan sopirnya untuk percepatan penanganan,” tegas Iptu Heru.

Hingga berita ini diturunkan, truk masih berada di lokasi menunggu kedatangan mekanik dari pihak perusahaan untuk perbaikan dan evakuasi lanjutan.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup