Koordinasi Diperkuat, Pemkab Kuningan Matangkan Program Makan Bergizi Gratis
KUNINGANSATU.COM,- Pemerintah Kabupaten Kuningan terus mematangkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penguatan koordinasi lintas sektor. Hal tersebut ditandai dengan digelarnya rapat internal Satuan Tugas Percepatan Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (Satgas P3MBG) tingkat kabupaten di Aula Besar Bank BJB Kuningan, Senin (12/1/2026).
Rapat ini menjadi pertemuan perdana pascapenataan ulang struktur organisasi Satgas MBG Kabupaten Kuningan, yang kini mengedepankan sistem pengelolaan berbasis kewilayahan hingga tingkat kecamatan.
Sekretaris Satgas P3MBG Kabupaten Kuningan, Purwadi Hasan Darsono, menjelaskan bahwa dalam struktur baru tersebut, camat ditunjuk sebagai Koordinator Kecamatan (Korcam) Satgas MBG. Peran Korcam dinilai strategis karena menjadi simpul koordinasi antara unsur pemerintahan, aparat keamanan, tenaga kesehatan, hingga lembaga pendidikan di wilayah masing-masing.
“Camat sebagai Korcam akan bekerja bersama Danramil, Kapolsek, kepala puskesmas, KUA, satuan pendidikan, serta Koordinator SPPI. Pola ini dirancang agar persoalan di lapangan bisa ditangani lebih cepat dan terkoordinasi,” kata Purwadi.
Ia menekankan pentingnya sinkronisasi antara Korcam Satgas MBG dengan Korcam dari unsur SPPI agar pelaksanaan program berjalan efektif dan tidak terjadi tumpang tindih kewenangan.
Sementara itu, Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani selaku Pembina Satgas P3MBG menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan agenda strategis nasional yang menjadi prioritas Presiden Republik Indonesia, sehingga membutuhkan dukungan penuh dari seluruh elemen daerah.
“Keberhasilan MBG tidak hanya diukur dari pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga dari dampaknya terhadap ekonomi masyarakat. Koperasi desa dan BUMDes harus dilibatkan sebagai mitra dapur MBG agar perputaran ekonomi lokal ikut tumbuh,” ujar Tuti.
Saat ini, Kabupaten Kuningan tercatat telah mengoperasikan 134 dapur MBG yang melayani sekitar 385.383 penerima manfaat. Sasaran program tersebut meliputi peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita yang tersebar di 30 kecamatan. Selain itu, masih terdapat lima Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menunggu penempatan tenaga SPPI untuk dapat segera beroperasi.
Pemkab Kuningan berharap, melalui penguatan struktur dan koordinasi ini, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih optimal, merata, dan berkelanjutan di seluruh wilayah kabupaten.
















