Rakor SKPD Kuningan 2025: “Tidak Boleh Jalan di Atas Kertas Saja!” Sekda Tegas ke ASN

KUNINGANSATU.COM,- Pembukaan Rapat Koordinasi Antar Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan, Senin (8/12), berlangsung dinamis dengan penegasan arahan strategis. Bertempat di Bumdes Diva Pujasera, Kasturi, Sekda Kuningan U Kusmana meminta seluruh perangkat daerah bergerak cepat merealisasikan 10 program unggulan Bupati Dian Rahmat Yanuar dan Wakil Bupati Tuti Andriani bertajuk “Kuningan Melesat.”

Program prioritas tersebut meliputi NGAJI DIRI, Nyaah ka Santri/Guru Ngaji, GEMA SADULUR (kaum dhuafa), JAWARA TANI (pertanian) , SOMEAH KA SEMAH (Investasi) , PERTAMA (pelayanan dasar), NATA DAYA ( pariwisata desa) , TATAPAKAN JATI ( pengendalian inflasi ), AJEG TIMBANGAN (APBD) ,ABDI NEGARA (Birokrasi) , serta penguatan sektor ekonomi kreatif melalui PASAR RAYA( ekonomi kreatif ). Seluruhnya dirancang untuk mempercepat terwujudnya Kuningan yang aman, makmur, dan berkeadilan.

Di hadapan Bupati, Wabup, dan kepala perangkat daerah, Sekda menekankan pentingnya disiplin aparatur sebagai fondasi keberhasilan program. Ia menyoroti masih adanya pegawai yang belum menunjukkan etos kerja optimal.

“Setiap perangkat daerah wajib membina dan mengevaluasi pegawainya. Pegawai adalah etalase pemerintah daerah. Laporan evaluasi wajib disampaikan setiap bulan,” ujarnya.

Sekda juga menginstruksikan pelaksanaan Program Bersepeda Bersih, Sehat, Peduli, dan Damai setiap Jumat, yang wajib didokumentasikan serta dilaporkan kepada Bupati melalui PIC khusus. Program ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja sehat dan kolaboratif.

Selain itu, Sekda menyoroti persoalan kebocoran dokumen pemerintah yang dinilai masih sering terjadi. Ia meminta pengawasan diperketat agar dokumen internal tidak keluar sebelum waktunya.

“Ini harus dihentikan. Dokumen negara tidak boleh bocor sebelum masanya,” tegasnya.

Rakor juga membahas penanganan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang sempat mencuat. Pemerintah daerah menyampaikan keprihatinan dan meminta camat serta desa meningkatkan kewaspadaan. Upaya pemulangan korban saat ini tengah dilakukan bersama Polres Kuningan.

Pada kesempatan yang sama, Sekda menyoroti Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dari 120 unit SPPG, baru 13 yang memiliki PPG, sehingga perlu percepatan pemenuhan fasilitas. Struktur Satgas MBG juga akan dirampingkan dan dibagi per zonasi untuk mempercepat pengawasan dan distribusi.

Menjelang Natal dan Tahun Baru, Pemkab Kuningan akan menggelar rapat koordinasi khusus yang dipimpin langsung Bupati. Beberapa dinas seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Disnakertrans, BPSDM, hingga Bappenda dijadwalkan memaparkan capaian program untuk mempercepat realisasi target prioritas.

“Semua harus siap. Kita bekerja memastikan program berjalan, bukan hanya berjalan di atas kertas,” pungkas Sekda.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup