Nono Gagal di OJK? Fit and Proper Test Diulang, BPR Kuningan Masih Tunggu Nama Final!

KUNINGANSATU.COM,- Proses penetapan anggota Dewan Pengawas Perumda BPR Kuningan periode 2025-2028 memasuki babak baru setelah rangkaian seleksi yang sebelumnya berjalan mulus tiba-tiba mengalami hambatan di tingkat Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Setelah melalui wawancara akhir oleh Bupati Kuningan selaku Kuasa Pemilik Modal, Drs. Nono Sujono ditetapkan sebagai satu-satunya nama yang diusulkan kepada OJK untuk mengikuti fit and proper test sebagai tahapan final sebelum ditetapkan secara definitif.

Namun, berdasarkan informasi yang diperoleh kuningansatu.com, Nono justru dikabarkan tidak lolos dalam proses fit and proper test di OJK. Kondisi tersebut membuat penetapan Dewan Pengawas Perumda BPR Kuningan yang baru belum dapat dilakukan sesuai jadwal.

Kabar tersebut dibenarkan oleh Direktur Utama Perumda BPR Kuningan, Dodo Warda, SE, saat dikonfirmasi pada Sabtu (8/11/2025). Ia menyebutkan bahwa pihaknya telah menerima pemberitahuan mengenai hasil tersebut dan menyatakan bahwa proses fit and proper test akan dilakukan kembali.

“Iya. Pit and proper test-nya diulang lagi nanti di OJK-nya,” ungkap Dodo.

Menanggapi kabar yang beredar bahwa ketidaklolosan Nono disebabkan oleh ketidakterpenuhinya sertifikasi profesi yang dipersyaratkan untuk jabatan dewan komisaris, Dodo dengan tegas membantah hal tersebut.

“Sertifikat profesi dewan komisaris ada dan kompeten,” tegasnya.

Hingga saat ini belum ada informasi kapan fit and proper test akan diulang. Namun dengan adanya pengulangan tersebut, proses seleksi Dewan Pengawas Perumda BPR Kuningan untuk periode 2025-2028 menjadi bertambah panjang hingga keputusan akhir dari OJK.***

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

Sudah ditampilkan semua
Tutup