One Minute Awareness Naqoy Sentuh 400 Guru Madrasah Kemenag Kuningan

KUNINGANSATU.COM,- Sebanyak 400 guru dan kepala madrasah di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kuningan mengikuti pelatihan bertajuk One Minute Awareness bersama motivator nasional Coach Naqoy. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari pada 17-18 September 2025 lalu di Aula MAN 2 Kuningan.
Pelatihan tersebut mengusung tema besar Seminar Nasional bersama Naqoy, yang bertujuan memperkuat kepemimpinan berbasis karakter, moral, dan kesadaran tinggi di lingkungan madrasah. Kepala Kemenag Kabupaten Kuningan, Drs. H. Ahmad Handiman Romdony, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Coach Naqoy yang hadir langsung memberikan motivasi kepada para pendidik.
“Di era penuh tantangan ini, guru membutuhkan penguatan jiwa dan kesadaran untuk menghadapi tekanan baik dari dalam maupun luar madrasah,” ujarnya.
Sebelum sambutan Kepala Kemenag, Kasubag Kemenag Kabupaten Kuningan, H. Nurdin, M.Pd., menilai bahwa pertemuan dengan Coach Naqoy merupakan momen berharga. Menurutnya, materi One Minute Awareness akan menjadi bekal penting untuk membangun madrasah di atas rata-rata.
“Pertemuan ini menjadi berkah. Dengan One Minute Awareness, para guru akan memiliki kekuatan baru untuk membawa madrasah ke level yang lebih tinggi,” ungkapnya.
Pelatihan dibagi menjadi dua sesi setiap hari. Pada hari pertama, sesi pagi diikuti oleh KKM Aliyah dan sesi siang oleh KKM MTs. Sementara pada hari kedua, sesi pagi diikuti KKM MI dan sesi siang oleh KKM IGRA. Setiap sesi dihadiri 100 peserta, sehingga total 400 guru dan kepala madrasah mendapatkan pelatihan langsung dari Naqoy Center.
Coach Naqoy dalam materinya menjelaskan bahwa perubahan besar selalu berawal dari kesadaran kecil yang memberi dampak luas. Ia memperkenalkan teori Transhuman yang terdiri dari trilogi One Minute Awareness, The 7 Awareness, dan 21 Days to be Transhuman.
“Menjadi guru di atas rata-rata berarti tidak memiliki alasan untuk gagal. Orang sukses tidak mencari alasan, mereka bertindak,” tegas Naqoy di hadapan peserta.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia membagikan buku gratis kepada tiga peserta terbaik di setiap sesi melalui tes No Box Leadership. Pelatihan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran baru bagi para pendidik untuk membangun karakter unggul dan kepemimpinan yang inspiratif di lingkungan madrasah.***


















